Kehadiran Tapera Bikin Penyaluran Kredit BTN Makin Positif
Kamis, 04 Juni 2020 - 19:32 WIB
loading...
A
A
A
"Mengenai PNMIM, kami tentu terus komunikasi dengan PNM dan OJK, semoga tidak menjadi kendala. Untuk yang terkait PNMIM itu adalah yang untuk pemupukan dana saja," tegas Pahala. Baca: Bos OJK Minta Agar BP Tapera Patuhi Kaidah Pemerintah
Adapun hingga kini, Bank BTN masih menempati posisi nomor wahid dalam pasar KPR di Indonesia. Per 31 Maret 2020, Bank BTN mencatatkan pangsa pasar KPR Subsidi sekitar 89,7%. Untuk KPR secara keseluruhan, BBTN juga menjadi pemimpin pasar dengan market share sebesar 39,6% per 31 Desember 2019.
"Sebagai bank pertama yang menghadirkan KPR di Tanah Air, kami akan terus berinovasi melanjutkan visi dan misi pemerintah untuk dapat menyediakan rumah yang terjangkau serta berkualitas bagi masyarakat Indonesia," tutur Pahala.
Sementara itu, hingga kuartal I 2020, KPR Subsidi masih menjadi penopang terbesar pertumbuhan kredit di Bank BTN. Segmen yang menempati porsi sebesar 44,53% dari total kredit di emiten bersandi saham BBTN tersebut, mencatatkan pertumbuhan sebesar 10,57% yoy dari Rp101,9 triliun pada kuartal I 2019 menjadi Rp112,78 triliun pada periode yang sama tahun ini.
Pada segmen KPR Non-subsidi yang menempati porsi sebanyak 31,58% terekam penyaluran kredit sebesar Rp79,99 triliun pada kuartal I 2020. Secara total, kredit di sektor perumahan di Bank BTN mencatatkan kenaikan 4,14% yoy dari Rp219,73 triliun pada Maret 2019 menjadi Rp228,82 triliun di bulan yang sama tahun ini.
Adapun hingga kini, Bank BTN masih menempati posisi nomor wahid dalam pasar KPR di Indonesia. Per 31 Maret 2020, Bank BTN mencatatkan pangsa pasar KPR Subsidi sekitar 89,7%. Untuk KPR secara keseluruhan, BBTN juga menjadi pemimpin pasar dengan market share sebesar 39,6% per 31 Desember 2019.
"Sebagai bank pertama yang menghadirkan KPR di Tanah Air, kami akan terus berinovasi melanjutkan visi dan misi pemerintah untuk dapat menyediakan rumah yang terjangkau serta berkualitas bagi masyarakat Indonesia," tutur Pahala.
Sementara itu, hingga kuartal I 2020, KPR Subsidi masih menjadi penopang terbesar pertumbuhan kredit di Bank BTN. Segmen yang menempati porsi sebesar 44,53% dari total kredit di emiten bersandi saham BBTN tersebut, mencatatkan pertumbuhan sebesar 10,57% yoy dari Rp101,9 triliun pada kuartal I 2019 menjadi Rp112,78 triliun pada periode yang sama tahun ini.
Pada segmen KPR Non-subsidi yang menempati porsi sebanyak 31,58% terekam penyaluran kredit sebesar Rp79,99 triliun pada kuartal I 2020. Secara total, kredit di sektor perumahan di Bank BTN mencatatkan kenaikan 4,14% yoy dari Rp219,73 triliun pada Maret 2019 menjadi Rp228,82 triliun di bulan yang sama tahun ini.
(bon)
Lihat Juga :