Satgas Ingatkan Kantor Jangan Memaksa 75%

Rabu, 03 November 2021 - 14:34 WIB
loading...
Satgas Ingatkan Kantor...
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas) mengingatkan, agar perkantoran tidak memaksakan untuk memaksa masuk 75% , meski Level DKI Jakarta sudah turun jadi PPKM level 1. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Level DKI Jakarta yang turun jadi PPKM level 1 justru harus diikuti kedisiplinan. Dengan penurunan status berarti ada pelonggaran khususnya melaksanakan work from office (WFO) .

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas), Sonny Harry B Harmadi mengingatkan, agar perkantoran khususnya di Jabodetabek tidak memaksakan untuk melonggarkan kapasitas ruangan hingga 75%. Menurutnya pemerintah membolehkan dan bukan mewajibkan untuk melonggarkan hingga 75%.

"Seluruh institusi harus melakukan self assessment berdasarkan aturan satgas. Kalau tidak bisa laksanakan protokol kesehatan, maka ada bahaya dan konsekuensi. Perhatikan apakah kantor tersebut bisa jaga jarak atau tidak. Karena banyak ruangan kantor di Jabodetabek yang kecil," kata Sonny dalam live IDX Channel di Jakarta, Rabu (3/11/2021).

Baca Juga: Intip Sistem Kerja ASN Terbaru, PPKM Level 1 Terapkan WFO 75%

Dia mengatakan, pihaknya akan mendorong kualitas pemakaian masker bukan hanya kuantitas. Hal yang paling krusial dalam kepatuhan adalah menjaga jarak. Ini yang paling sulit. Sementara penularan hanya butuh waktu 15 detik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UMP Jogja 2026 Naik...
UMP Jogja 2026 Naik 6,78% Jadi Rp2,41 Juta, Ini Daftar Lengkap Upah Minimum di Tiap Provinsi
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara Soal Kenaikan UMP DKI Jakarta 2026 Jadi Rp5,72 Juta
Pelatihan Gig Economy...
Pelatihan Gig Economy dan AI Challenge Diluncurkan, Kementerian Ekraf Harap Buka Lapangan Kerja untuk Gen Z
Investasi Melesat Rp204,2...
Investasi Melesat Rp204,2 Triliun, Jakarta Buktikan Daya Tarik Ekonomi Nasional
3 Pemda yang Parkir...
3 Pemda yang Parkir Dana Terbesar di Bank, Paling Besar DKI Jakarta Rp14,68 Triliun
Standar dan Prosedur...
Standar dan Prosedur Balik Nama PBB-P2 di Jakarta, Kini Bisa Online
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Rano Karno Apresiasi...
Rano Karno Apresiasi Perbaikan Saluran Air di Lenteng Agung Kelar 5 Hari, Jalan Arah Depok Bisa Dilalui
Perbaikan Jalan Ambles...
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Bikin Macet, Kasudin SDA Jaksel Minta Maaf
Rekomendasi
Sinopsis Terikat Janji...
Sinopsis 'Terikat Janji' 4 Juni 2026: Identitas Aslinya Runtuh, Sena Rela Pikul Kesalahan Sendiri demi Lindungi Davina
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Berita Terkini
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
Infografis
Pakar Ingatkan Omongan...
Pakar Ingatkan Omongan Jokowi, Kebijakan Jangan Dikriminalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved