OPEC-Sekutu Tolak Seruan AS, Harga Minyak Terkerek Naik

Jum'at, 05 November 2021 - 11:07 WIB
loading...
OPEC-Sekutu Tolak Seruan...
OPEC dan sekutunya, Rusia, menolak seruan AS untuk menambah produksi minyak. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak ( OPEC ) dan sekutunya, Rusia, tegas menolak seruan Amerika Serikat (AS) untuk meningkatkan produksi mereka. Akibatnya, harga minyak mentah pada perdagangan hari ini terkerek naik lebih dari 1%.

Baca Juga: Sentimen Iran Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Turun

OPEC dan sekutunya (OPEC+) bersepakat untuk mempertahankan kebijakan mereka mengembalikan defisit produksi secara bertahap. OPEC+ baru akan meningkatkan produksi sebesar 400.000 barel per hari (bph) pada bulan Desember mendatang.

Di pasar komoditas hingga pukul 10:37 WIB, harga minyak berjangka Brent naik 0,99% ke USD81,34 per barel, setelah sempat jatuh hampir 2% pada Kamis lalu (4/11). Sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) melesat 1,08% ke USD79,66 per barel, usai terpuruk 2,5% pada sesi sebelumnya.

Baca Juga: Wanita Ini Nikahi Ayah Kandungnya, Bersaing dengan Saudara Tiri untuk Berhubungan Intim

Diketahui, Presiden AS Joe Biden meminta OPEC meningkatkan produksi tambahan dengan harapan dapat menstabilkan harga minyak agar tidak terlalu mahal.

"Ini adalah pertemuan OPEC+ yang singkat dan mudah diprediksi mengenai produksi," kata analis OANDA Edward Moya dilansir Reuters, Jumat (5/11/2021). Edward meyakini OPEC+ tidak akan mempertimbangkan untuk mengubah strategi produksi mereka.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Eks Diplomat UEA: Lebih...
Eks Diplomat UEA: Lebih Banyak Negara Sangat Mungkin Tinggalkan OPEC
Langkah Mengejutkan!...
Langkah Mengejutkan! UEA Keluar dari OPEC dan OPEC+, Apa Alasannya?
Harga Minyak Naik, Nalar...
Harga Minyak Naik, Nalar Fiskal Jangan Turun
Rekomendasi
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Dasco Sebut RUU Perampasan...
Dasco Sebut RUU Perampasan Aset dan RUU Ketenagakerjaan Tetap Dibahas pada Masa Reses
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved