alexametrics

Ini Alasan Angkasa Pura Logistik Mengembangkan Bisnis Kargo

loading...
Ini Alasan Angkasa Pura Logistik Mengembangkan Bisnis Kargo
Pesawat ATR 72-500 untuk bisnis kargo. Foto/Dok.Angkasa Pura Logistik
A+ A-
JAKARTA - Lesunya penerbangan penumpang selama pandemi Covid-19 membuat PT Angkasa Pura I, melalui anak usahanya PT Angkasa Pura Logistik bekerja sama dengan PT Pelita Air Service untuk mengoptimalkan penerbangan logistik di tanah air.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan di tengah pandemi Covid-19 ini, operasional sarana transportasi umum yang mengangkut penumpang, termasuk sarana transportasi udara, cukup dibatasi untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Oleh karena itu, melalui anak perusahaannya, Angkasa Pura I berupaya mendorong kinerja bisnis kargo yang pada masa pandemi ini penurunannya tidak terlalu dalam seperti trafik penumpang.



"Hal ini juga merupakan komitmen perusahaan untuk berkontribusi terhadap pewujudan penguatan konektivitas logistik di Indonesia," ujar Faik Fahmi di Jakarta, Kamis (4/6/2020).

Baca: Kembangkan Bisnis Logistik, Angkasa Pura Logistik Luncurkan Layanan Air Freight

Selain itu, dalam jangka panjang, mengutip data Mondor Intelligence Reports 2019, bisnis air freight (kargo) di Indonesia diproyeksikan meningkat 110% sejak 2018-2024 dari USD9,21 miliar menjadi USD19,3 miliar dengan bertumbuh sebesar 26% hingga 2023.

"Angkasa Pura Logistik berupaya menangkap dan memanfaatkan potensi pertumbuhan bisnis kargo di Indonesia yang cukup tinggi itu melalui peluncuran layanan air freight," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura Logistik Danny P. Thaharsyah.

Pada tahap awal, lanjut Danny, layanan ini didukung dengan armada 2 pesawat ATR 72-500 yang disewa dari Pelita Air dan kemudian akan terdapat penambahan 1 pesawat Boeing 737-300 untuk peningkatan efisiensi pelayanan.

Ketiga armada udara ini melayani jenis pengiriman kargo umum dan kargo khusus seperti produk laut, produk berbahaya (dangerous good), dan produk dengan ukuran berlebih (oversized cargo) dengan rute ke 10 kota yang terdiri dari 9 domestik dan 1 internasional. Adapun 10 kota tersebut yaitu Jakarta, Denpasar, Makassar, Kendari, Ambon, Banjarmasin, Balikpapan, Manado, Batam, dan Singapura.

"Diluncurkannya layanan ini, Angkasa Pura Logistik melengkapi portofolio bisnis logistik perusahaan, di mana sebelumnya portofolio bisnis logistik perusahaan mencakup bisnis forwarder, ekspedisi muatan pesawat udara (EMPU), merchandise distribution center, total baggage solution, dan warehouse. Diharapkan dengan makin lengkapnya layanan logistik, perusahaan dapat meningkatkan daya saing dan bisnis perusahaan serta dapat berkontribusi terhadap peningkatan konektivitas, aksesibilitas, dan efektifitas logistik nasional," kata Danny.
(bon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top