Ini Alasan Angkasa Pura Logistik Mengembangkan Bisnis Kargo
Kamis, 04 Juni 2020 - 23:09 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, dalam jangka panjang, mengutip data Mondor Intelligence Reports 2019, bisnis air freight (kargo) di Indonesia diproyeksikan meningkat 110% sejak 2018-2024 dari USD9,21 miliar menjadi USD19,3 miliar dengan bertumbuh sebesar 26% hingga 2023.
"Angkasa Pura Logistik berupaya menangkap dan memanfaatkan potensi pertumbuhan bisnis kargo di Indonesia yang cukup tinggi itu melalui peluncuran layanan air freight," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura Logistik Danny P. Thaharsyah.
Pada tahap awal, lanjut Danny, layanan ini didukung dengan armada 2 pesawat ATR 72-500 yang disewa dari Pelita Air dan kemudian akan terdapat penambahan 1 pesawat Boeing 737-300 untuk peningkatan efisiensi pelayanan.
Ketiga armada udara ini melayani jenis pengiriman kargo umum dan kargo khusus seperti produk laut, produk berbahaya (dangerous good), dan produk dengan ukuran berlebih (oversized cargo) dengan rute ke 10 kota yang terdiri dari 9 domestik dan 1 internasional. Adapun 10 kota tersebut yaitu Jakarta, Denpasar, Makassar, Kendari, Ambon, Banjarmasin, Balikpapan, Manado, Batam, dan Singapura.
"Diluncurkannya layanan ini, Angkasa Pura Logistik melengkapi portofolio bisnis logistik perusahaan, di mana sebelumnya portofolio bisnis logistik perusahaan mencakup bisnis forwarder, ekspedisi muatan pesawat udara (EMPU), merchandise distribution center, total baggage solution, dan warehouse. Diharapkan dengan makin lengkapnya layanan logistik, perusahaan dapat meningkatkan daya saing dan bisnis perusahaan serta dapat berkontribusi terhadap peningkatan konektivitas, aksesibilitas, dan efektifitas logistik nasional," kata Danny.
"Angkasa Pura Logistik berupaya menangkap dan memanfaatkan potensi pertumbuhan bisnis kargo di Indonesia yang cukup tinggi itu melalui peluncuran layanan air freight," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura Logistik Danny P. Thaharsyah.
Pada tahap awal, lanjut Danny, layanan ini didukung dengan armada 2 pesawat ATR 72-500 yang disewa dari Pelita Air dan kemudian akan terdapat penambahan 1 pesawat Boeing 737-300 untuk peningkatan efisiensi pelayanan.
Ketiga armada udara ini melayani jenis pengiriman kargo umum dan kargo khusus seperti produk laut, produk berbahaya (dangerous good), dan produk dengan ukuran berlebih (oversized cargo) dengan rute ke 10 kota yang terdiri dari 9 domestik dan 1 internasional. Adapun 10 kota tersebut yaitu Jakarta, Denpasar, Makassar, Kendari, Ambon, Banjarmasin, Balikpapan, Manado, Batam, dan Singapura.
"Diluncurkannya layanan ini, Angkasa Pura Logistik melengkapi portofolio bisnis logistik perusahaan, di mana sebelumnya portofolio bisnis logistik perusahaan mencakup bisnis forwarder, ekspedisi muatan pesawat udara (EMPU), merchandise distribution center, total baggage solution, dan warehouse. Diharapkan dengan makin lengkapnya layanan logistik, perusahaan dapat meningkatkan daya saing dan bisnis perusahaan serta dapat berkontribusi terhadap peningkatan konektivitas, aksesibilitas, dan efektifitas logistik nasional," kata Danny.
(bon)
Lihat Juga :