Progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai 80%, Girder Box Sudah Dipasang

Sabtu, 06 November 2021 - 22:41 WIB
loading...
Progres Kereta Cepat...
KCIC memastikan proses pemasangan girder box atau balok-balok beton sudah mulai dilakukan untuk percepatan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Foto/Dok KCIC
A A A
JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan proses pemasangan girder box atau balok-balok beton sudah mulai dilakukan untuk percepatan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Kami sudah melakukan pemasangan girder box untuk menyambungkan struktur layang pada trase dengan menggunakan Girder Launcher, dan ini akan terus berlangsung sampai semua girder box terpasang di seluruh pier," kata Direktur Utama PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi, Sabtu (6/11/2021).

Dia menjelaskan, proses pemasangan girder box tersebut menggunakan mesin girder launcher yang dapat menyusun balok-balok beton itu satu per satu diantara tiang-tiang beton tanpa mengganggu jalannya lalu lintas di sekitar titik konstruksi.

Baca juga: PT KCIC Ungkap Alasan Penundaan Pembangunan Stasiun Walini

“Pemasangan girder box sudah berhasil dilakukan di 3 casting yard berbeda, yaitu Cikarang, Karawang, dan Bandung. Proses instalasi girder box di tiga lokasi tersebut berjalan secara cepat, efisien, dan tanpa hambatan,” paparnya.

Girder launcher merupakan teknologi yang berperan penting dalam kelancaran percepatan pembangunan KCJB yang ditargetkan beroperasi di akhir 2022.

Dwiyana memastikan, proses instalasi girder box itu tak akan mengganggu lalu-lintas sekitarnya. Dia juga menuturkan bahwa efisiensi pengerjaan menjadi fokus pembangunan KCJB.

Baca juga: KAI Sediakan 11.000 Tiket Naik Kereta Gratis, Cek Syaratnya

Girder launcher yang digunakan untuk struktur layang KCJB adalah Box Girder Erection Machine produksi pada tahun 2020, yang dirancang untuk mampu mengangkat beban hingga 900 ton.

Saat ini, progres pembangunan proyek KCJB sudah mencapai 79 persen. Dengan target operasional KCJB yang ditetapkan pada akhir 2022. “KCIC terus melakukan percepatan pembangunan di seluruh titik konstruksi secara komprehensif, termasuk pemasangan girder box untuk seluruh struktur layang (elevated) yang berada di trase KCJB,” tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
Rosan Ngaku Sudah Kantongi...
Rosan Ngaku Sudah Kantongi Solusi Utang Whoosh Rp124 Triliun, Seperti Apa?
Boncos Rp1,8 Triliun,...
Boncos Rp1,8 Triliun, WIKA Bakal Ditarik dari Proyek Whoosh
Tuntaskan Masalah Kereta...
Tuntaskan Masalah Kereta Cepat, Bos Danantara Beberkan Opsi KCIC Diambil Alih Kemenkeu
Restrukturisasi Utang...
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh Rampung, Purbaya: Tinggal Diumumkan Presiden
8 Tips Beli Tiket Kereta...
8 Tips Beli Tiket Kereta Jakarta-Jogja Murah Untuk Liburan Hemat
Sambut Musim Haji 2026,...
Sambut Musim Haji 2026, Kereta Cepat Haramain Siapkan 2,2 Juta Kursi Penumpang
Peneliti, Pengusaha,...
Peneliti, Pengusaha, dan Pengembang Ceritakan Dampak Whoosh bagi Lingkungan dan Ekonomi Wilayah
Rekomendasi
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved