Wamen BUMN Bongkar Penyebab Harga Pesawat Garuda Paling Mahal di Dunia

Selasa, 09 November 2021 - 16:54 WIB
loading...
Wamen BUMN Bongkar Penyebab...
Wamen II BUMN, Kartika Wirjoatmodjo buka-bukaan soal penyebab yang membuat harga sewa pesawat Garuda Indonesia paling mahal di dunia. Saat ini biaya sewa pesawat 4 kali lebih besar di atas rata-rata. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri atau Wamen II BUMN , Kartika Wirjoatmodjo buka-bukaan soal penyebab yang membuat harga sewa pesawat Garuda Indonesia paling mahal di dunia. Saat ini harga sewa pesawat Garuda tercatat 4 kali lebih besar di atas rata-rata harga sewa secara global.

Kementerian BUMN selaku pemegang saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, menilai kasus korupsi masa lalu di internal emiten penerbangan pelat merah menyebabkan harga sewa pesawat menjadi lebih tinggi.

Baca Juga: Harga Sewa Pesawat Paling Mahal di Dunia, Begini Penjelasan Manajemen Garuda

Sambung Kartika Wirjoatmodjo menerangkan, proporsi harga sewa pesawat dengan pendapatan Garuda tidak seimbang. Saat ini pendapatan Garuda per bulan hanya sebesar USD 20 juta.

Sementara, Kartika enggan merinci berapa nilai sewa pesawat yang sudah digelontorkan emiten dengan kode saham GIAA itu.

"Kalau kita membandingkan antara aircraft rental cost dengan revenue-nya Garuda yang paling terbesar. Aircraft rental cost dibagi revenue mencapai 24,7 persen atau 4 kali lebih besar diantara rata-rata global," ujar Kartika dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Selasa (9/11/2021).

Baca Juga: Biaya Sewa Pesawat Garuda Ugal-ugalan, Stafsus Erick Thohir Sebut Peter Gontha Ikut Teken

Adapun permasalahan yang membuat keuangan perusahaan berdarah-darah adalah korupsi, mark-up nilai pesawat, penerimaan suap dan pencucian uang di tahun 2011-2012.

Lalu operasional pesawat yang digunakan bagi kepentingan pribadi dan manajemen, hingga laporan keuangan fiktif di tahun 2018, ikut menyebabkan keuangan perusahaan berdara-darah.

"Kita mengetahui ada kasus korupsi yang sudah diputuskan KPK, dimana itu nilai market pesawat, dan sebagainya. Itu menjadi hal utama di masa lalu, dan ini juga menyebabkan kontrak-kontrak dengan lessor Garuda Indonesia cukup tinggi dibandingkan dengan airlines yang lainya," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Setelah Arab, GDPS Kembali...
Setelah Arab, GDPS Kembali Kirim Tenaga Profesional untuk Proyek MRO di Korsel
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia Resmi Naik, Begini Penjelasan Dirutnya
Garuda Indonesia Tatap...
Garuda Indonesia Tatap Fase Turnaround 2026: Suntikan Modal Rp23,7 Triliun Jadi Amunisi
Perluas Kerja Sama,...
Perluas Kerja Sama, GDPS Berangkatkan Tenaga Profesional Aviasi ke Arab Saudi
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
Garuda Indonesia Turun...
Garuda Indonesia Turun Kelas: Skytrax Pangkas Status dari Bintang 5 ke Bintang 4
Garuda Hibahkan Pesawat...
Garuda Hibahkan Pesawat untuk Aceh, Wamenhaj: Permudah Jemaah Manasik Haji
Rekomendasi
Polda Metro: Penangguhan...
Polda Metro: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tanggung Jawab Jaksa
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Berita Terkini
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved