IPO Mitratel Selangkah Lagi, Dirut Telkom Beberkan Alasan di Baliknya
Rabu, 10 November 2021 - 17:35 WIB
loading...
Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (kiri) saat menerima penghargaan Bintang Jasa Nararya yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di tahun 2020. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Aksi korporasi PT Dayamitra Telekomunikasi ( Mitratel ) melakukan penawaran publik saham perdana alias initial public offering ( IPO ) tinggal selangkah lagi.
Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Ririek Adriansyah mengungkapkan, bahwa strategi go public bagi anak usahanya tersebut bakal memberikan keuntungan bagi Telkom, baik dari segi valuasi hingga peningkatan harga saham TLKM.
"Inilah yang kita harapkan dan menjadi salah satu motif utama kita untuk meng-IPOkan Mitratel di samping beberapa alasan yang lain," kata Ririek dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta, Rabu (10/11/2021).
Baca Juga: IPO Mitratel Tawarkan 29,85% Saham ke Publik, Dananya Dipakai Buat Ini
Terkait harapan adanya peningkatan valuasi untuk grup Telkom, Ririek mencermati bahwa 'unlock' Mitratel ke publik justru dapat mengekspos bisnis menara lebih luas. Hal tersebut menurutnya lebih baik daripada Mitratel 'terkunci' di bawah grup Telkom.
Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Ririek Adriansyah mengungkapkan, bahwa strategi go public bagi anak usahanya tersebut bakal memberikan keuntungan bagi Telkom, baik dari segi valuasi hingga peningkatan harga saham TLKM.
"Inilah yang kita harapkan dan menjadi salah satu motif utama kita untuk meng-IPOkan Mitratel di samping beberapa alasan yang lain," kata Ririek dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta, Rabu (10/11/2021).
Baca Juga: IPO Mitratel Tawarkan 29,85% Saham ke Publik, Dananya Dipakai Buat Ini
Terkait harapan adanya peningkatan valuasi untuk grup Telkom, Ririek mencermati bahwa 'unlock' Mitratel ke publik justru dapat mengekspos bisnis menara lebih luas. Hal tersebut menurutnya lebih baik daripada Mitratel 'terkunci' di bawah grup Telkom.
Lihat Juga :