Menko Airlangga: Ekonomi Digital RI Tembus Rp627 Triliun Terbesar di ASEAN

Rabu, 10 November 2021 - 19:19 WIB
loading...
Menko Airlangga: Ekonomi...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terus mendorong perumbuhan ekonomi digital di dalam negeri. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Nilai ekonomi digital Indonesia tercatat sebesar USD44 miliar menjadi yang tertinggi di ASEAN. Angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat delapan kali lipat di 2030.

"Perkembangan ekonomi digital bisa dilihat dari total investasi platform digital meningkat mencapai 38,7 persen terbesar di Asia Tenggara. Sektor strategis yang menjadi kekuatan baru ekonomi digital antara lain Agritech, Fintech, Edutech, dan Healthtech," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto , di Jakarta, Rabu (10/11/2021).

Baca Juga: Digagas Menko Airlangga, Bank Dunia Puji Efek Positif Kartu Prakerja ke 3 Sektor

Dia mengatakan kontrobusi terbesar ekonomi digital Indonesia berasal dari transaksi e-commerce. Pada 2025, e-commerce diproyeksikan meningkat hingga USD32 miliar dengan tingkat pertumbuhan 54 persen.

Sementara, akselerasi Agritech tercermin dari perkembangan Tanihub, salah satu start up Agritech terkemuka di Indonesia. Perkembangan Fintech juga semakin cepat. "Total penyaluran pinjaman peer-to-peer (P2P) per Maret 2020 tercatat sebesar USD7 miliar," kata dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Rekomendasi
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Lintasan Tokyo Siap...
Lintasan Tokyo Siap Menguji! Simak Jadwal Lengkap dan Live Streaming di VISION+
Berita Terkini
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved