Proyek Kereta Cepat Kantongi PMN Rp4,3 T, KCIC: Kewajiban BUMN Setor Modal
Rabu, 10 November 2021 - 22:23 WIB
loading...
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menanggapi atas suntikan dana yang diberikan pemerintah melalui penyertaan modal negara (PMN) untuk percepatan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menanggapi atas suntikan dana yang diberikan pemerintah melalui penyertaan modal negara (PMN) untuk percepatan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung .
Baca Juga: Duit APBN Cair, Sri Mulyani Gelontorkan Rp4,3 T ke Proyek Kereta Cepat
GM Corporate Secretary Mirza Soraya mengatakan, penyertaan modal negara sebesar 4,3 triliun ini diperuntukan memenuhi kewajiban setoran modal BUMN Sponsor.
"Mengingat dari skema pembiayaan, BUMN Sponsor memiliki kewajiban menyetorkan modal. Awalnya, rencana pemenuhan setoran modal ini khususnya untuk PTPN VIII berupa in kind dari nilai tanah yang akan digunakan dalam proyek KCJB dan Jasa Marga berupa in-kind Kompensasi Pemanfaatan Rumija/Right of Way jalan tol yang diusahakan Jasa Marga," kata GM Corporate Secretary PT KCIC, Mirza Soraya kepada MNC Portal, Rabu (10/11/2021).
Dengan demikian, untuk penyertaan modal dari negara ini untuk memenuhi kebutuhan setoran base equity yang sudah menjadi kewajiban BUMN sponsor. Mengenai pembiayaan proyek, Mirza Soraya mempresentasikan sebanyak 75 persen berasal dari pinjaman China Development Bank.
Baca Juga: Duit APBN Cair, Sri Mulyani Gelontorkan Rp4,3 T ke Proyek Kereta Cepat
GM Corporate Secretary Mirza Soraya mengatakan, penyertaan modal negara sebesar 4,3 triliun ini diperuntukan memenuhi kewajiban setoran modal BUMN Sponsor.
"Mengingat dari skema pembiayaan, BUMN Sponsor memiliki kewajiban menyetorkan modal. Awalnya, rencana pemenuhan setoran modal ini khususnya untuk PTPN VIII berupa in kind dari nilai tanah yang akan digunakan dalam proyek KCJB dan Jasa Marga berupa in-kind Kompensasi Pemanfaatan Rumija/Right of Way jalan tol yang diusahakan Jasa Marga," kata GM Corporate Secretary PT KCIC, Mirza Soraya kepada MNC Portal, Rabu (10/11/2021).
Dengan demikian, untuk penyertaan modal dari negara ini untuk memenuhi kebutuhan setoran base equity yang sudah menjadi kewajiban BUMN sponsor. Mengenai pembiayaan proyek, Mirza Soraya mempresentasikan sebanyak 75 persen berasal dari pinjaman China Development Bank.
Lihat Juga :