Duit APBN Cair, Sri Mulyani Gelontorkan Rp4,3 T ke Proyek Kereta Cepat
Senin, 08 November 2021 - 15:23 WIB
loading...
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dipastikan bakal mendapatkan dana segar dari APBN, setelah Menkeu Sri Mulyani memastikan penyertaan modal negara (PMN) bakal cair. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dipastikan bakal mendapatkan dana segar dari APBN , setelah Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memastikan penyertaan modal negara (PMN). Salah satunya kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI selaku leading konsorsium kereta cepat.
Sri Mulyani menerangkan pemberian PMN ini untuk mendapatkan penugasan pemerintah dalam pembangunanan infrasturktur. Pemberian PMN diyakini bakal mengakselerasi pengerjaan proyek setelah sempat tersendat akibat dampak pandemi Covid-19.
"PMN akan memperkuat struktur permodalan BUMN atau lembaga yang mendapatkan penugasan pemerintah atau mendapatkan dampak saat Covid-19 dengan kinerja keuangan," kata Sri Mulyani dalam rapat virtual dengan DPR, Senin (8/11/2021).
Baca Juga: Update Terbaru Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Bisa Dipakai Akhir 2022
Kata dia, modal kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI sebesar Rp6,9 triliun. Adapun senilai Rp4,3 Triliun dari total dana tersebut ditujukan untuk proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB). Sedangkan 2,6 triliun untuk LRT Jabodebek.
Sri Mulyani menerangkan pemberian PMN ini untuk mendapatkan penugasan pemerintah dalam pembangunanan infrasturktur. Pemberian PMN diyakini bakal mengakselerasi pengerjaan proyek setelah sempat tersendat akibat dampak pandemi Covid-19.
"PMN akan memperkuat struktur permodalan BUMN atau lembaga yang mendapatkan penugasan pemerintah atau mendapatkan dampak saat Covid-19 dengan kinerja keuangan," kata Sri Mulyani dalam rapat virtual dengan DPR, Senin (8/11/2021).
Baca Juga: Update Terbaru Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Bisa Dipakai Akhir 2022
Kata dia, modal kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI sebesar Rp6,9 triliun. Adapun senilai Rp4,3 Triliun dari total dana tersebut ditujukan untuk proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB). Sedangkan 2,6 triliun untuk LRT Jabodebek.
Lihat Juga :