Kartu Prakerja Diakui Jadi Model Perlindungan Sosial Paling Ideal, Ini Buktinya

Kamis, 11 November 2021 - 20:51 WIB
loading...
Kartu Prakerja Diakui...
Program Kartu Prakerja, yang selama pandemi Covid-19 menjadi program unggulan Pemerintah, diakui Bank Dunia sebagai program perlindungan sosial yang ideal. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Program Kartu Prakerja , yang selama pandemi Covid-19 menjadi program unggulan Pemerintah, diakui Bank Dunia sebagai program perlindungan sosial yang ideal. Program perlindungan sosial berupa “cash plus”, baik itu plus pendidikan, pelatihan, maupun kesehatan sangat diperlukan negara berkembang yang terdampak pandemi Covid-19.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada kesempatan sebelumnya pernah menyampaikan bahwa sejak awal pandemi, Program Kartu Prakerja memang didesain khusus menjadi program semi bansos. Selain memberikan bantuan keuangan, program ini juga harus memiliki elemen pengembangan sumber daya manusia dan bersifat inklusif.

Program perlindungan sosial “cash plus” juga harus dapat menjangkau sektor informal, perempuan, penyandang disabilitas, dan menggunakan fintech, pendaftaran online, serta pendaftaran jarak jauh.

Baca Juga: Nah Loh, Peserta Program Kartu Prakerja Kena Ultimatum

Hal itu disampaikan Managing Director of Development Policy and Partnerships Bank Dunia Mari Elka Pangestu saat membuka “19th Economix International Dialogue” yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia, Sabtu (6/11). Even tahunan Dialog Internasional Economix kali ini mengambil tema “A Rising Promise: Social Protection in Southeast Asia”.

Pada kesempatan tersebut, Mari Elka Pangestu menyampaikan bahwa program perlindungan sosial sebaiknya juga membangun modal manusia dengan memberikan pelatihan keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan di masa depan. Program juga harus bisa beradaptasi dan lincah, termasuk terhadap wilayah-wilayah yang membutuhkan.

Di forum yang sama, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Purbasari menyatakan bahwa semua yang disampaikan oleh Mari Elka Pangestu sudah ada dalam Program Kartu Prakerja.

“Bahkan, bukan lagi sebatas ide, namun sudah diimplementasikan sejak 11 April 2020 dengan jumlah peserta sampai dengan saat ini telah mencapai 11,4 juta orang. Program Kartu Prakerja memberi uang setelah selesainya pelatihan. Jadi Prakerja adalah conditional cash transfer di masa pandemi,” urai Denni.

Dalam program Kartu Prakerja, pelatihan yang disediakan beragam dan dapat dipilih sendiri oleh peserta. Pelatihan-pelatihan ini disediakan oleh ratusan lembaga pelatihan yang saling bersaing. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs prakerja.go.id dan seluruh prosesnya berlangsung “end-to-end” secara digital.

Selain itu, Program Kartu Prakerja juga menjadi pionir Government to Person (G2P) Program di Indonesia yang melibatkan fintech berdampingan dengan bank, sehingga membantu meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Alhasil, sebanyak 27 persen peserta yang sebelumnya tidak memiliki rekening tabungan maupun e-wallet, kini punya rekening setelah bergabung dalam program ini, dimana 92 persen di antaranya memilih e-wallet.

Baca Juga: Digagas Menko Airlangga, Bank Dunia Puji Efek Positif Kartu Prakerja ke 3 Sektor

Program Kartu Prakerja sudah memberikan bukti bahwa inklusi keuangan sulit jika hanya dilakukan lewat bank. Program Kartu Prakerja juga terbukti inklusif, menjangkau peserta perempuan, penyandang disabilitas, mantan/calon Pekerja Migran Indonesia, lulusan SD ke bawah, dan orang-orang dari daerah tertinggal.

Program ini juga terbukti adaptif. Ketika pandemi memukul Indonesia, besaran insentif diperbesar menjadi Rp2,4 juta untuk menyediakan bantalan sementara bagi ekonomi rumah tangga yang terpukul akibat pandemi dan pelatihan hanya dilaksanakan secara online sehingga tepat di saat mobilitas dan interaksi manusia terbatas.

Berdasarkan survei yang pernah dilakukan, Menko Airlangga mengungkapkan bahwa insentif sangat membantu peserta untuk membeli bahan pangan. Selain itu, dari peserta yang menganggur, 28 persen di antaranya kini sudah bekerja, baik sebagai karyawan maupun wirausaha.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Menko Cak Imin Minta...
Menko Cak Imin Minta Anggaran Perlinsos Ditambah Jadi Rp1.000 Triliun
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan BLT Kesra Tepat Waktu dan Sasaran, PosIND Petakan wilayah
Anggaran Perlinsos Rp508...
Anggaran Perlinsos Rp508 Triliun di 2026, Sri Mulyani: Bentuk Melindungi Sepanjang Hayat
Belanja Pemerintah Pusat...
Belanja Pemerintah Pusat 2026 Bakal Naik Pesat, Intip Porsi Terbesarnya
Komitmen Tjiwi Kimia...
Komitmen Tjiwi Kimia Beri Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan Berbuah Paritrana Award 2024
Prabowo Anggarkan Rp500...
Prabowo Anggarkan Rp500 Triliun untuk Perlindungan Sosial
Raih Terbaik Kedua Paritrana...
Raih Terbaik Kedua Paritrana Award 2025, Bukti Tangsel Serius Lindungi Pekerja
Inisiatif Yovie Widianto...
Inisiatif Yovie Widianto Dorong Perlindungan Sosial bagi Pekerja Kreatif Diapresiasi
Rekomendasi
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik BGN Andri Mulyono Jadi Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved