Sebelum Cilacap, Tangki Kilang Pertamina Balongan Juga Terbakar
Minggu, 14 November 2021 - 13:22 WIB
loading...
A
A
A
"Dari pukul 00.00 hingga pukul 02.00 WIB, bahwa tidak terdeteksi adanya aktivitas sambaran petir di wilayah kilang minyak Balongan, Indramayu," kata Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu Rahmat Triyono beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Penampakan Kilang Pertamina Cilacap Kobaran Api dan Asap Hitam Masih Membumbung di Angkasa
Berdasarkan hasil monitoring alat kelistrikan udara, kata Rahmat, saat kejadian kebakaran sekitar pukul 00.00-02.00 WIB, menunjukkan kerapatan petir berkumpul pada bagian barat kilang minyak Balongan sejauh kurang lebih 77 kilometer, yaitu di sekitar Subang dengan klasifikasi tingkat kerapatan petir sedang hingga tinggi.
Sementara terkait penyebab kebakaran tangki Kilang Cilacap yang diperkirakan terbakar pukul 19.30 WIB tersebut kali ini belum diketahui penyebabnya. Hal itu disampaikan oleh Corporate Secretary KPI Ifki Sukarya. Proses identifikasi pun terus dilakukan dengan melbatkan sejumlah pihak terkait baik TNI, Polri dan Pemda setempat. "Diperkirakan kejadian sekitar pukul 19.30 WIB dan penyebab kebakaran belum diketahui," ujarnya.
Baca Juga: Penampakan Kilang Pertamina Cilacap Kobaran Api dan Asap Hitam Masih Membumbung di Angkasa
Berdasarkan hasil monitoring alat kelistrikan udara, kata Rahmat, saat kejadian kebakaran sekitar pukul 00.00-02.00 WIB, menunjukkan kerapatan petir berkumpul pada bagian barat kilang minyak Balongan sejauh kurang lebih 77 kilometer, yaitu di sekitar Subang dengan klasifikasi tingkat kerapatan petir sedang hingga tinggi.
Sementara terkait penyebab kebakaran tangki Kilang Cilacap yang diperkirakan terbakar pukul 19.30 WIB tersebut kali ini belum diketahui penyebabnya. Hal itu disampaikan oleh Corporate Secretary KPI Ifki Sukarya. Proses identifikasi pun terus dilakukan dengan melbatkan sejumlah pihak terkait baik TNI, Polri dan Pemda setempat. "Diperkirakan kejadian sekitar pukul 19.30 WIB dan penyebab kebakaran belum diketahui," ujarnya.
(nng)
Lihat Juga :