PLN Sambung Baru Listrik 10,3 Juta VA untuk Pertamina EP
Jum'at, 05 Juni 2020 - 19:46 WIB
loading...
A
A
A
"Dengan layanan Super Ultima II ini, Pertamina EP akan mendapatkan kualitas layanan listrik terbaik. Karena kami memasang perangkat khusus yang dinamakan Diesel Rotary Uninteruptible Power Supply (DRUPS) untuk mewujudkan kualitas listrik terbaik untuk Pertamina EP. Jaminan pasokan listrik tanpa padam, suplai listrik tanpa gangguan dan tegangan listrik yang selalu stabil," jelas Sudirman.
Pertamina EP Tanjung Field Manager Zulfikar Akbar yang memantau proses peralihan suplai listrik Pertamina dari GTS ke suplai listrik PLN juga mengapresiasi kinerja PLN yang sudah berhasil menyukseskan kerja sama dan sinergi BUMN tersebut.
"Kami sangat berterima kasih kepada PLN yang sudah menunjukkan kinerja yang sangat baik. Sinergi BUMN ini merupakan sebuah langkah konkret dalam meningkatkan efisiensi terhadap biaya operasi Pertamina EP Tanjung Field, terutama di tengah pandemi Covid-19 dan penurunan harga minyak dunia," ujarnya.
Zulfikar mengatakan dengan menggunakan Produk Layanan Super Ultima II PLN, pihaknya dapat melakukan penghematan dari biaya pokok pembangkitan listrik yang mencapai Rp12 miliar per bulan dan dapat meningkat hingga Rp170 miliar per tahun, mengacu kepada proyeksi peningkatan beban di triwulan III/2020.
"Semoga sinergi BUMN ini dapat dijadikan benchmark untuk lapangan lain di PT Pertamina EP yang mengalami permasalahan tingginya biaya pokok pembangkitan listrik sehingga bisa menurunkan biaya produksi lapangan migas," pungkasnya.
Pertamina EP Tanjung Field Manager Zulfikar Akbar yang memantau proses peralihan suplai listrik Pertamina dari GTS ke suplai listrik PLN juga mengapresiasi kinerja PLN yang sudah berhasil menyukseskan kerja sama dan sinergi BUMN tersebut.
"Kami sangat berterima kasih kepada PLN yang sudah menunjukkan kinerja yang sangat baik. Sinergi BUMN ini merupakan sebuah langkah konkret dalam meningkatkan efisiensi terhadap biaya operasi Pertamina EP Tanjung Field, terutama di tengah pandemi Covid-19 dan penurunan harga minyak dunia," ujarnya.
Zulfikar mengatakan dengan menggunakan Produk Layanan Super Ultima II PLN, pihaknya dapat melakukan penghematan dari biaya pokok pembangkitan listrik yang mencapai Rp12 miliar per bulan dan dapat meningkat hingga Rp170 miliar per tahun, mengacu kepada proyeksi peningkatan beban di triwulan III/2020.
"Semoga sinergi BUMN ini dapat dijadikan benchmark untuk lapangan lain di PT Pertamina EP yang mengalami permasalahan tingginya biaya pokok pembangkitan listrik sehingga bisa menurunkan biaya produksi lapangan migas," pungkasnya.
(fai)
Lihat Juga :