Ratusan UMKM Belajar Kiat Pemasaran Digital dan Melindungi Data dari Aksi Peretas
Rabu, 17 November 2021 - 23:23 WIB
loading...
A
A
A
"Selain itu konsisten mesti dijaga, tidak mudah menyerah serta bergaul dengan komunitas-komunitas di sosial media untuk mengetahui perkembangan di dunia pemasaran digital," tuturnya.
Chikita mengaku saat ini omzet usaha rumahan yang dirintisnya mencapai Rp80-200 juta per bulan, yang dilakukan sambilan dengan mengurus rumah tangga.
Sementara itu, pakar digital Marsudi Kisworo menjelaskan, dalam penggunaan aplikasi digital perlu ada proteksi diri untuk menghindarkan pencurian data dan antisipasi aksi peretas. Dia mengingatkan bahwa dunia digital itu mengglobal dan tidak terbatas ruang, sehingga penting untuk bisa menjaga database-nya.
"Kode OTP, KTP dan data pribadi lainnya jangan mudah diberikan ke pihak lain sembarangan. Pilihlah marketplace terpercaya dan terbukti kredibilitasnya, banyak membaca dan belajar referensi dari pihak yang terpercaya. Hal ini untuk menjaga UMKM bisa nyaman terjun ke digital, jangan sampai malah menjadi bencana usaha," tandasnya.
Baca juga: Libur Nataru, Mal Beroperasi 50 Persen dan Anak di Bawah 12 Tahun Dilarang Masuk
Marsudi menyontohkan, untuk akun di marketplace atau media sosial sebaiknya langsung dipegang pemilik UMKM, jangan diserahkan pegawai yang beresiko suatu saat berhenti atau bisa berbuat jahat ke depannya.
Chikita mengaku saat ini omzet usaha rumahan yang dirintisnya mencapai Rp80-200 juta per bulan, yang dilakukan sambilan dengan mengurus rumah tangga.
Sementara itu, pakar digital Marsudi Kisworo menjelaskan, dalam penggunaan aplikasi digital perlu ada proteksi diri untuk menghindarkan pencurian data dan antisipasi aksi peretas. Dia mengingatkan bahwa dunia digital itu mengglobal dan tidak terbatas ruang, sehingga penting untuk bisa menjaga database-nya.
"Kode OTP, KTP dan data pribadi lainnya jangan mudah diberikan ke pihak lain sembarangan. Pilihlah marketplace terpercaya dan terbukti kredibilitasnya, banyak membaca dan belajar referensi dari pihak yang terpercaya. Hal ini untuk menjaga UMKM bisa nyaman terjun ke digital, jangan sampai malah menjadi bencana usaha," tandasnya.
Baca juga: Libur Nataru, Mal Beroperasi 50 Persen dan Anak di Bawah 12 Tahun Dilarang Masuk
Marsudi menyontohkan, untuk akun di marketplace atau media sosial sebaiknya langsung dipegang pemilik UMKM, jangan diserahkan pegawai yang beresiko suatu saat berhenti atau bisa berbuat jahat ke depannya.
Lihat Juga :