MNCN Cetak Kinerja Cemerlang di Kuartal III/2021

Sabtu, 20 November 2021 - 09:09 WIB
loading...
MNCN Cetak Kinerja Cemerlang...
PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) sekali lagi membuktikan telah berhasil melampaui semua tantangan yang ada, dengan mencetak kinerja cemerlang di kuartal III tahun 2021. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Media Nusantara Citra Tbk ( MNCN ) membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 24% YoY pada kuartal III tahun 2021 atau sebesar Rp545,8 miliar dibandingkan Rp441,4 miliar pada Q3-2020. Margin laba bersih juga mengalami peningkatan menjadi 25% dibandingkan sebelumnya yaitu sebesar 22% di Q3-2020.

Baca Juga: Tok! Gelar Event Bulu Tangkis Terbesar Dunia di Bali, PBSI Gandeng MNCN sebagai Official Broadcaster

Selanjutnya, laba bersih juga mengalami peningkatan secara signifikan sebesar 25% YoY menjadi Rp1.810 miliar pada 9M-2021 dari Rp1.449 miliar pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Margin laba bersih Perseroan juga menunjukkan hasil yang positif, yaitu sebesar 26% dari 24% pada periode yang sama di tahun lalu.

"Saya sangat senang dengan kinerja bisnis kami di sepanjang tahun ini. Kami akan melampaui pencapaian kinerja keuangan pada masa pra-pandemi di tahun 2021 ini. Perseroan telah berhasil bertumbuh secara eksponensial selama menghadapi periode yang penuh tantangan secara berkelanjutan ini," ujar Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo .

"Selain itu, saya sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari mitra strategis Perseroan yang memungkinkan kami untuk terus mengembangkan evolusi lini digital bisnis Perseroan. Kami memasuki Q4/2021 dengan momentum yang sangat baik, dengan berhasil mempertahankan kinerja yang luar biasa sejak semester 2 tahun 2020. MNCN sekali lagi membuktikan telah berhasil melampaui semua tantangan yang ada, dan kami sangat gembira untuk melanjutkan perjalanan kami untuk dapat menorehkan hasil yang lebih baik lagi," ungkapnya.

Perseroan mempertahankan pertumbuhan pendapatan konsolidasi yang luar biasa dengan membukukan Rp2.210 miliar pada Q3-2021, mewakili pertumbuhan 11% YoY dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp1.995 miliar pada Q3-2020.

Sementara itu pada 9M-2021, pendapatan mengalami peningkatan sebesar 19% YoY menjadi Rp7.073 miliar dibandingkan sebelumnya yaitu sebesar Rp5.962 miliar pada periode yang sama di tahun lalu.

Pendapatan iklan MNCN juga kembali memberikan hasil yang baik dengan membukukan pertumbuhan sebesar 13% YoY di Q3-2021 menjadi Rp2.149 miliar dibandingkan sebelumnya yaitu sebesar Rp1.909 miliar pada Q3-2020. Sedangkan pada 9M-2021, pendapatan iklan mengalami kenaikan menjadi Rp6.744 miliar dibandingkan sebelumnya yaitu sebesar Rp5.525 miliar pada 9M-2020.

Lonjakan besar pada pendapatan iklan terutama berasal dari pertumbuhan pendapatan digital Perseroan yang luar biasa, dengan mengalami peningkatan sebesar 111% YoY menjadi Rp1.427 miliar pada 9M-2021 dibandingkan sebelumnya yaitu sebesar Rp675,9 miliar pada 9M-2020, serta pendapatan non-digital yang mengalami peningkatan signifikan sebesar 10% YoY dari Rp4.849 miliar menjadi Rp5.317 miliar di tahun 2021.

Pendapatan non-digital Perseroan mengalami sedikit penurunan pada Q3-2021 menjadi Rp1.611 miliar dibandingkan dengan pencapaian sebelumnya di periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp1.642 miliar. Hal tersebut disebabkan oleh terjadinya gelombang kedua pandemi Covid-19 di Indonesia yang telah berdampak pada pembatasan sosial yang lebih ketat oleh pemerintah.

Meskipun begitu, MNCN mampu mempertahankan kinerjanya yang cemerlang di sepanjang tahun, dengan kinerja pangsa pemirsa yang mengesankan dan konsisten dengan menguasai lebih dari 50% pangsa pemirsa. Selain itu, MNCN berhasil mendominasi pangsa pasar belanja iklan FTA Q3-2021 dengan menguasai 51% pangsa pasar di industri.

MNCN terus mendorong percepatan pertumbuhan atas pendapatan digitalnya dengan membukukan kenaikan sebesar 102% YoY dari Rp266,9 miliar menjadi Rp537,9 miliar pada Q3-2021.

Perseroan mempertahankan pertumbuhan yang kuat dengan terus berfokus dan berusaha untuk memperbesar platform digital yang dimilikinya yaitu RCTI+, serta monetisasi sosial media dan portal milik Perseroan. Kontribusi dari iklan digital diharapkan akan terus mengalami pertumbuhan secara eksponensial dari tahun 2022 dan seterusnya, dengan penambahan pendapatan dari lini game.

Pendapatan konten di Q3-2021 mengalami peningkatan sebesar 29% YoY menjadi Rp366,5 miliar apabila dibandingkan dengan perolehan pada Q3-2020 yaitu sebesar Rp283,5 miliar. Di sisi lain, pada 9M-2021, pendapatan konten mencatatkan pertumbuhan yang stabil dari Rp1.091 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp1.094 miliar.

Pendapatan konten yang berasal dari pihak ketiga (ditampilkan sebagai pendapatan konten setelah eliminasi) dibukukan sebesar Rp258 miliar pada 9M-2021. Pendapatan tersebut merupakan pendapatan yang diperoleh MNCN dengan melisensikan kontennya ke berbagai platform distribusi pihak ketiga.

Beban langsung MNCN pada Q3-2021 mengalami kenaikan yaitu sebesar 22% YoY menjadi Rp945,7 miliar dibandingkan sebelumnya yaitu sebesar Rp773 miliar pada periode yang sama di tahun lalu. Sementara itu, beban langsung Perseroan pada 9M-2021 mengalami peningkatan yaitu sebesar 31% YoY menjadi Rp2.813 miliar apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp2.154 miliar.

Peningkatan beban langsung tersebut merupakan hasil dari produksi dan penyiaran EURO 2020 (ditayangkan pada tahun 2021) dan juga oleh peningkatan volume produksi.

Baca Juga: Catat 45,2 Persen Pangsa Pemirsa, MNCN Lanjutkan Capaian Positif

Beban umum dan administrasi mengalami penurunan sebesar 4% YoY di Q3-2021 menjadi Rp402,4 miliar dibandingkan di Q3-2020 sebesar Rp418,5 miliar. Sementara itu, pada 9M-2021, beban umum dan administrasi mengalami peningkatan sebesar 6% YoY menjadi Rp1.290 miliar dari Rp1.217 miliar pada periode yang sama di tahun lalu.

Hal ini sejalan dengan fokus kami sebagai bagian dari inisiatif Perseroan untuk terus memperkuat lini operasional digital, yang telah menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa di sepanjang tahun ini.

EBITDA MNCN mengalami pertumbuhan sebesar 7% YoY menjadi Rp861,6 miliar dari Rp804 miliar di tahun lalu, mewakili margin EBITDA sebesar 39%. Sementara pada 9M-2021, EBITDA Perseroan mengalami peningkatan yang signifikan yaitu sebesar 15% YoY menjadi Rp2.970 miliar dibandingkan Rp2.591 miliar pada periode yang sama di tahun lalu, mewakili marjin EBITDA sebesar 42%.

Pertumbuhan EBITDA yang menguat dan berkelanjutan terutama disebabkan oleh pencapaian dominan Perseroan baik dalam hal rating maupun pangsa pemirsa di lini pemrograman pada berbagai genre hingga saat ini. MNCN memanfaatkan kinerja yang baik ini dengan meningkatkan monetisasi kontennya melalui penempatan iklan kreatif yang ditempatkan di dalam programnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Edukasi Pasar Modal untuk Mahasiswa Universitas Budi Luhur
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
Resmi Kolaborasi dengan...
Resmi Kolaborasi dengan MNC Group untuk Piala AFF 2026, Reza Arap: Saya Merasa Sangat Terhormat
Kasus Penggelapan Dana...
Kasus Penggelapan Dana Perusahaan, Sadiah Amir Sussy Ditahan
Bisnis Indonesia Awards...
Bisnis Indonesia Awards 2026: MSIN Dinobatkan sebagai Perusahaan Terbaik Sektor Media dan Hiburan
Rekomendasi
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Netizen Jepang Tuding...
Netizen Jepang Tuding BTS Diperlakuan Khusus FIFA di Piala Dunia 2026
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved