Terima Kunjungan Tony Blair, Luhut Titipkan Pertanyaan Soal Aduan ke WTO

Senin, 22 November 2021 - 17:46 WIB
loading...
Terima Kunjungan Tony...
Luhut B. Pandjaitan saat menerima kunjungan Tony Blair (jas hitam). Foto/KemenkoMarvest
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku heran dengan Uni Eropa yang senang mengadukan Indonesia ke Organisasi Perdagangan Dunia ( WTO ).

Baca juga: Uni Eropa Gugat RI Soal Nikel, Wamendag: Kita Berhak Atur Perdagangan Komoditas Strategis

Pernyataan itu disampaikan Menko Luhut dalam akun Instagramnya saat menerima kunjungan Tony Blair, mantan Perdana Menteri Inggris, hari ini, Senin (22/11/2021). Kunjangan Blair itu terkait tindak lanjut pertemuan di Inggris beberapa waktu lalu.

“Secara khusus, saya menitipkan pertanyaan kepada beliau mengapa Uni Eropa lebih senang mengadukan Indonesia ke WTO, bukankah membuka peluang kerja sama rasanya akan lebih saling menguntungkan kedua belah pihak?” kata Menko Luhut.

Dalam pertemuan itu, Luhut juga membahas berbagai isu, terutama kontribusi Indonesia untuk mengatasi perubahan iklim, mulai dari hilirisasi minerba, dan beberapa langkah yang sedang dicapai Indonesia saat ini.

“Saya ingin mengatakan bahwa kesempatan telah terbuka lebar untuk saling menjalin kerja sama berupa joint investment di beberapa bidang. Saya berharap informasi yang Tony Blair dengar hari ini mampu mengubah pandangan beliau terhadap Indonesia yang dulunya disebut negara kelas dua,” urainya.

Baca juga: Mobil Ngebut Tabrak 23 Orang saat Pawai Natal AS, Aksi Teroris?

Luhut menambahkan saat ini Indonesia secara perlahan sedang berupaya untuk menjadi negara kelas satu, bersaing dengan negara-negara maju lain di dunia. Luhut menilai banyak negara maju terutama di Eropa, belum mengetahui kondisi Indonesia saat ini.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Rekomendasi
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved