BI Catat Uang Beredar Tembus Rp7.490,7 Triliun pada Oktober 2021
Selasa, 23 November 2021 - 12:19 WIB
loading...
A
A
A
Nilai tersebut meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 16,1 persen (yoy). Sementara itu, tren peningkatan penyaluran kredit terus berlanjut, yakni tumbuh sebesar 3,0 persen (yoy) pada bulan laporan, meningkat dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 2,1 persen (yoy).
Berdasarkan laporan Oktober 2021, kebutuhan pembiayaan korporasi menunjukkan tren peningkatan dibanding bulan sebelumnya. Hal itu tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 16,7 persen lebih tinggi dari SBT September 2021 sebesar 11,1 persen.
Sejumlah sektor seperti konstruksi, perdagangan, reparasi mobil dan penyediaan makanan dan minuman terindikasi memiliki kebutuhan pembiayaan yang meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Terutama digunakan untuk mendukung aktivitas operasional, membayar kewajiban yang jatuh tempo serta mendukung pemulihan domestik.
"Responden menyatakan sebagian besar sumber pembiayaan masih didominasi dari dana sendiri dan pinjaman perbankan dalam negeri dengan pemanfaatan kelonggaran tarik yang meningkat," kata Erwin.
Baca Juga: Uang Beredar Juni 2021 Tumbuh 11,4% Tembus Rp7.119,6 Triliun
Berdasarkan laporan Oktober 2021, kebutuhan pembiayaan korporasi menunjukkan tren peningkatan dibanding bulan sebelumnya. Hal itu tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 16,7 persen lebih tinggi dari SBT September 2021 sebesar 11,1 persen.
Sejumlah sektor seperti konstruksi, perdagangan, reparasi mobil dan penyediaan makanan dan minuman terindikasi memiliki kebutuhan pembiayaan yang meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Terutama digunakan untuk mendukung aktivitas operasional, membayar kewajiban yang jatuh tempo serta mendukung pemulihan domestik.
"Responden menyatakan sebagian besar sumber pembiayaan masih didominasi dari dana sendiri dan pinjaman perbankan dalam negeri dengan pemanfaatan kelonggaran tarik yang meningkat," kata Erwin.
Baca Juga: Uang Beredar Juni 2021 Tumbuh 11,4% Tembus Rp7.119,6 Triliun
Lihat Juga :