Erick Thohir Mau Jual BUMN, Pengamat: Tujuannya Harus Jelas

Selasa, 23 November 2021 - 14:41 WIB
loading...
Erick Thohir Mau Jual...
Pengamat menilai tujuan penjualan perusahaan BUMN harus jelas dan transparan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan akan menjual perusahaan pelat merah yang pendapatannya kecil atau rendah. Erick menilai, BUMN dengan pendapatan kurang dari Rp50 miliar belum mampu bersaing di pasar global.

Terkait hal ini, pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto mengatakan, tujuan penjualan perusahaan BUMN harus jelas dan transparan.

"Memang perlu ada approval bukan hanya dari sisi pemerintah, tetapi juga dari DPR. Jadi, menurut saya yang pertama penjelasannya harus clear maksud dan tujuan melakukan kegiatan ini apa," ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: BUMN Berpendapatan Cere Mau Dijual ke Swasta, Erick Thohir: Kita Main yang Triliunan

Menurut dia, rencana untuk menjual BUMN harus ditinjau dari dua sisi. Pertama, seberapa strategis produk dan jasa yang dimiliki oleh BUMN. Kedua, dari tingkat kesehatan BUMN.

Menurut dia, masalah BUMN sekarang justru di arah sebaliknya di mana dulu mereka datang sebagai pionir di bidang produk dan jasa tertentu karena belum ada pelaku bisnis lain, namun sekarang sudah banyak pemain yang bergerak di bidang yang sama.

"Idealnya BUMN itu sebagai kontributor. Artinya produk dan jasanya betul-betul dibutuhkan publik dan tingkat kesehatannya juga berimbang," ungkapnya.

Baca juga: Penampakan Stiker Toilet Gratis di SPBU Pertamina usai Disentil Erick Thohir

Dia menuturkan, dari tingkat kesehatan BUMN juga perlu diperhatikan produk dan jasa yang dijual agar bisa bersaing dengan pemain lain. "Jadi kalau wacananya menutup BUMN dengan pendapatan di bawah Rp50 miliar, menurut saya karena produk dan jasanya sudah bisa digantikan dengan pelaku bisnis yang lain. Kemudian sebagian kondisi internal kesehatannya juga tidak cukup prima sehingga mungkin lebih baik BUMN dalam klaster seperti ini di-take over sama yang lain," bebernya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, swastanisasi perusahaan negara menjadi langkah penting untuk mengakomodir kepentingan pengusaha nasional dan daerah. Jika tidak dilakukan, justru keberadaan perseroan negara akan membunuh peran dari pengusaha lokal.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved