Kementan Perkuat Peran Penyuluh Swadaya dan Swasta di Perkebunan Sawit
Kamis, 25 November 2021 - 17:35 WIB
loading...
Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi (kiri) hadir sebagai keynote speech pada Lokakarya dan Rakernas Perhiptani 2021. (Foto: Dok. BPPSDMP)
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) akan memperkuat peran penyuluh swadaya dan swasta berbasis kelembagaan ekonomi petani di kawasan perkebunan kelapa sawit. Penguatan penyuluh pertanian ini untuk mendukung pengembangan sektor pertanian.
Penguatan peran penyuluh mengemuka pada Lokakarya dan Rapat Kerja Nasional Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) di Jakarta, Rabu (24/11/2021. Kegiatan ini digelar secara online dari Agriculture War Room (AWR) yang diikuti sekitar 400 partisipan dari seluruh Indonesia.
(Baca juga:Mentan SYL: Jadi Penyuluh Pertanian Tugas Mulia, Ujung Tombak Peningkatan Produktivitas)
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan peran penyuluh tidak bisa dianggap enteng lantaran perannya sangat vital mendampingi petani. Peran penyluh sangat besar untuk meningkatkan produktivitas dengan pengembangan produksi pertanian dari hulu hingga hilir.
“Penyuluh adalah garda terdepan dalam pertanian. Karena itu, penguatan harus terus dilakukan sekaligus memastikan produksi pertanian tidak berhenti,” katanya.
Penguatan peran penyuluh mengemuka pada Lokakarya dan Rapat Kerja Nasional Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) di Jakarta, Rabu (24/11/2021. Kegiatan ini digelar secara online dari Agriculture War Room (AWR) yang diikuti sekitar 400 partisipan dari seluruh Indonesia.
(Baca juga:Mentan SYL: Jadi Penyuluh Pertanian Tugas Mulia, Ujung Tombak Peningkatan Produktivitas)
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan peran penyuluh tidak bisa dianggap enteng lantaran perannya sangat vital mendampingi petani. Peran penyluh sangat besar untuk meningkatkan produktivitas dengan pengembangan produksi pertanian dari hulu hingga hilir.
“Penyuluh adalah garda terdepan dalam pertanian. Karena itu, penguatan harus terus dilakukan sekaligus memastikan produksi pertanian tidak berhenti,” katanya.
Lihat Juga :