Lakukan Kunjungan, Bea Cukai Pantau Kesiapan Ekspor di Bitung dan Ambon

Jum'at, 26 November 2021 - 18:04 WIB
loading...
Lakukan Kunjungan, Bea...
Bea Cukai melakukan kunjungan ke berbagai perusahaan untuk berkoordinasi dan memberikan asistensi ekspor. Kali ini di beberapa perusahaan di Bitung dan Ambon.
A A A
JAKARTA - Menjalankan perannya sebagai industrial assistance, Bea Cukai melakukan kunjungan ke berbagai perusahaan untuk berkoordinasi dan memberikan asistensi terkait ekspor. Kali ini kunjungan dilakukan Bea Cukai antara lain di beberapa perusahaan di Bitung dan Ambon.

Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai Tubagus Firman Hermasjah mengatakan, berbagai kunjungan ini adalah upaya Bea Cukai dalam membantu mengatasi berbagai kendala di lapangan. “Kami akan datang ke lokasi perusahaan, berdiskusi terkait kendala dan mencari solusi bersama, tentu terkait dengan pelayanan kami, agar lebih produksi maksimal dan ekspor perusahaan meningkat,” ujarnya.

Di Sulawesi Utara, dalam rangkaian kunjungan kerja, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Askolani bersama tim melakukan kunjungan ke beberapa lokasi di Kota Bitung, Sabtu (6/11/2021). Kunjungan ini untuk meninjau pemanfaatan fasilitas kepabeanan oleh beberapa perusahaan, dan kesiapan inisiasi implementasi ekspor langsung (direct call) dari Pelabuhan Hub Internasional Bitung.

Pertama, Askolani bersama tim mengunjungi Pelabuhan Peti Kemas Bitung yang telah berstatus International Hub Port. Bersama Pimpinan PT Pelindo Terminal Peti Kemas Bitung, Askolani memantau dan berdiskusi mengenai infrastruktur yang disediakan guna memperlancar arus logistik, khususnya yang berkaitan dengan customs clearance.

Firman mengatakan bahwa kunjungan selanjutnya ke PT Samudra Mandiri Sentosa, salah satu perusahaan ikan kaleng penerima fasilitas kawasan berikat di kota Bitung. “Tim membahas proses bisnis perusahaan dan berbincang mengenai kendala yang dialami perusahaan, tepatnya terkait permasalahan logistik dan ketersediaan bahan baku.”

Kunjungan di Bitung ditutup dengan tinjauan progres pembangunan PT Futai Sulawesi Utara, perusahaan penerima fasilitas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bitung yang bergerak di bidang produksi kertas dan plastik.

“Kunjungan ini untuk memonitor progres pembangunan perusahaan serta kesiapan untuk melakukan produksi pada tahun 2022. PT Futasi Sulawesi Utara menjelaskan bahwa pembangunan saat ini sudah 50 persen, namun mengalami kendala terkait pemasukan tenaga kerja asing yang diperlukan untuk instalasi mesin,” ujar Firman.

Sementara di Ambon, Humas Bea Cukai Ambon melakukan kunjungan ke PT Parshu Indonesia di Seram, Maluku, Kamis (25/11/2021) untuk memberikan asistensi dan melihat langsung proses pembersihan getah damar sebelum dipacking untuk persiapan ekspor kedua PT Parshu Indonesia.

“Ini adalah tindak lanjut Bea Cukai Ambon, setelah 2 minggu lalu tim dukung ekspor memantau persediaan damar, kali ini untuk persiapan ekspor kedua Desember nanti, tim Humas Bea Cukai Ambon segera melakukan asistensi demi ekspor yang berkelanjutan,” kata Firman.

Dia berhrapan berbagai kunjungan ini memberikan dampak positif bagi perusahaan. Pihaknya akan selalu terbuka menerima masukan, "Sebaliknya kami siap memberikan masukan kepada perusahaan. Tentu demi tercapainya pelayanan kami yang optimal, sehingga mampu meningkatkan produksi perusahaan khususnya dan menignkatkan ekspor Nasional secara umum,” pungkas Firman. CM
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Purbaya Putuskan Nasib...
Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan, Bakal Dicopot?
Lampaui Target, Bea...
Lampaui Target, Bea Cukai Sumbawa Kantongi Rp1,44 Triliun dalam Empat Bulan
40 Perusahaan Baja China...
40 Perusahaan Baja China Kemplang Pajak di RI, Purbaya Kirim Tim Khusus
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Keseret Kasus Suap, Purbaya: Tunggu Putusan Sidang
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Rekomendasi
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Berita Terkini
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved