Penuhi Syarat, Maskapai Lain Boleh Ambil Alih Rute Garuda

Minggu, 28 November 2021 - 13:30 WIB
loading...
Penuhi Syarat, Maskapai...
Sejumlah rute yang ditinggalkan Garuda Indonesia siap diambil alih maskapai lain. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Sejumlah rute penerbangan yang telah dilepas Garuda Indonesia direncanakan akan digantikan oleh maskapai lain, yaitu Transnusa dan Pelita Air. Pengamat penerbangan Gatot Rahardjo menilai pergantian itu merupakah langkah yang tepat.

Baca juga: Usai Emirates, Kini Garuda Indonesia Gandeng Singapore Airlines

“Garuda melepas sebagian rute dan slot. Artinya dikembalikan ke pemerintah, jadi maskapai lain yang memenuhi syarat dan ketentuan bisa saja meminta untuk memakainya,” kata Gatot Rahardjo saat dihubungi MNC Portal, Minggu (28/11/2021).

Agar tidak terjadi kekacauan karena ada banyak maskapai, pemerintah melakukan pengaturan, pengawasan, dan pengendalian.

“Jadi tidak ada istilah ambil alih, diberikan dan lain-lain. Pelita, TransNusa, dan maskapai lain harus memenuhi syarat dan ketentuan dulu, baru boleh memintanya kepada pemerintah,” paparnya.

Dia menambahkan, pemerintah harus menghitung ulang kebutuhan penerbangan di masing-masing daerah sehingga tidak terjadi over supply. Terlebih dengan adanya pandemi, permintaan penerbangan atau jumlah penumpang menurun tajam.

“Kalau menurut saya, ini saat yang tepat dan terbaik bagi pemerintah melakukan pengaturan ulang terkait rute dan slot penerbangan nasional. Jangan langsung rute dan slot Garuda itu dibagikan habis ke maskapai lain,” tambahnya.

Menurutnya, over supply yang terjadi akan membuat operasional maskapai tidak efektif dan efisien karena penumpang lebih sedikit daripada jumlah penerbangannya. Over supply juga akan menciptakan iklim persaingan usaha yang tidak sehat.

Baca juga: Kenalkan Yomper, Suzuki Jimny Modifikasi Buat Para Petani

“Bisa terjadi juga predatory pricing antar-maskapai. Ini bisa membuat persaingan yang tidak sehat dan maskapai rugi lagi. Jadi pemerintah harus bijak dan mau mengaturnya agar penerbangan nasional bisa sehat dan berkelanjutan,” pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
10 Rute Penerbangan...
10 Rute Penerbangan Internasional Tersibuk di Dunia, Jakarta-Singapura Masuk Daftar
Setelah Arab, GDPS Kembali...
Setelah Arab, GDPS Kembali Kirim Tenaga Profesional untuk Proyek MRO di Korsel
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia Resmi Naik, Begini Penjelasan Dirutnya
Garuda Indonesia Tatap...
Garuda Indonesia Tatap Fase Turnaround 2026: Suntikan Modal Rp23,7 Triliun Jadi Amunisi
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
Garuda Indonesia Turun...
Garuda Indonesia Turun Kelas: Skytrax Pangkas Status dari Bintang 5 ke Bintang 4
Garuda Hibahkan Pesawat...
Garuda Hibahkan Pesawat untuk Aceh, Wamenhaj: Permudah Jemaah Manasik Haji
Rekomendasi
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved