Satu Dasawarsa OJK, Penyandang Disabilitas Dapat Pelatihan Wirausaha
Selasa, 30 November 2021 - 11:11 WIB
loading...
A
A
A
"OJK bekerja sama dengan Kita Setara Indonesia, D’network, Panti Rehabilitasi Yakkum untuk menjangkau pelaksanaan di beberapa daerah yaitu nasional, Jabodetabek, Yogyakarta, dan Bali," terang Sotarduga.
Adapun pelatihan yang diadakan di antaranya, wirausaha: kelas barista, kelas menjahit dan kelas membatik. Digital Skills: self branding di media sosial. Kemudian, pendidikan professional: social media admin, call centre, kreasi digital (Fotografi, Foto editing, Video Making, Video Editing, dan Desain Grafis), Citizen Journalism and content Writing, Kreatif dengan Ponsel: photo editing, video editing dan simple design, inklusi keuangan dan motivasi personal development, dan Pendidikan mandiri untuk anak celebral palsy.
Sementara, Ketua Disabilitas Kreatif Indonesia, Mia Abu bakar mengatakan, bersyukur adanya pelatihan keterampilan untuk menunjang penyandang disabilitas berwirausaha.
"Teman-teman disabilitas dapat mengikuti pelatihan kewirausahaan untuk usaha mereka. Salah satu contohnya, pelatihan menjahit," ujarnya.
"Sesuai dengan motto kami jangan kasihani kami dengan uang tapi beri kami peluang untuk menghasilkan uang. Saya berharap ada kelanjutannya tidak hanya pelatihan saja," tegas Ami.
Baca Juga: HUT OJK, Ini Harapan Pelaku Industri Sekuritas
Adapun pelatihan yang diadakan di antaranya, wirausaha: kelas barista, kelas menjahit dan kelas membatik. Digital Skills: self branding di media sosial. Kemudian, pendidikan professional: social media admin, call centre, kreasi digital (Fotografi, Foto editing, Video Making, Video Editing, dan Desain Grafis), Citizen Journalism and content Writing, Kreatif dengan Ponsel: photo editing, video editing dan simple design, inklusi keuangan dan motivasi personal development, dan Pendidikan mandiri untuk anak celebral palsy.
Sementara, Ketua Disabilitas Kreatif Indonesia, Mia Abu bakar mengatakan, bersyukur adanya pelatihan keterampilan untuk menunjang penyandang disabilitas berwirausaha.
"Teman-teman disabilitas dapat mengikuti pelatihan kewirausahaan untuk usaha mereka. Salah satu contohnya, pelatihan menjahit," ujarnya.
"Sesuai dengan motto kami jangan kasihani kami dengan uang tapi beri kami peluang untuk menghasilkan uang. Saya berharap ada kelanjutannya tidak hanya pelatihan saja," tegas Ami.
Baca Juga: HUT OJK, Ini Harapan Pelaku Industri Sekuritas
Lihat Juga :