Indonesia Kaya SDA tapi Doyan Impor, Erick Thohir: Kita Sangat Berdosa

Rabu, 01 Desember 2021 - 22:01 WIB
loading...
Indonesia Kaya SDA tapi...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Dok SINDOnews/Sutikno
A A A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir merasa geram karena Indonesia termasuk negara yang doyan impor padahal Tuhan telah menganugerahi negeri ini dengan sumber daya alam (SDA) hingga pasar yang potensial.

Erick juga menyebut para petinggi negara akan berdosa bila tidak bisa mengubah pola pikir bangsa Indonesia sebagai negara yang doyan impor. "Bahwa kita sangat berdosa, ketika kita diberikan amanah tetapi kita tidak bisa mengubah pola pikir kita menjadi bangsa yang selalu impor. Tadi data Pak Arief (Direktur Utama RNI Arief Prasetyo) nomor dua impor," kata Erick, Rabu (1/12/2021).

Baca juga: Erick Thohir Tekankan Kontribusi BUMN bagi Ketahanan Pangan

Menurut dia, negara perlu intropeksi diri, baik Kementerian BUMN dan pemangku kebijakan lain atas impor sejumlah komoditas. Dia juga kembali mengingatkan keinginan besar Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar Indonesia bisa menjadi sentra pertumbuhan ekonomi global.

Oleh karena itu, sumber daya alam baik pertambangan, pertanian, perkebunan, perikanan, hingga air harus dimanfaatkan bagi pertumbuhan ekonomi di Tanah Air.

Baca juga: Mendag Klaim Indonesia Sudah Tidak Impor Beras Sejak 2018

"Tidak hanya market yang kuat, tapi sumber daya alam yang kuat, baik hasil pertambangan, pertanian, perkebunan, matahari, air, tanah kita yang luar biasa. Jadi, ini hal-hal yang sangat luar biasa yang saya rasa statement pak presiden kurang lebih seminggu lalu, interview di salah satu koran juga, bagaimana kita harus kembali menjadi entra pertumbuhan dunia, bukan dibalik, kita dimanfaatkan hanya untuk pertumbuhan bangsa lain," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Rekomendasi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Berita Terkini
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Infografis
Perbedaan Investasi...
Perbedaan Investasi Apple di Vietnam dan Indonesia Sangat Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved