Kantara Group Hibah Alat Ukur Geodesi Tambang ke UGM hingga ITS

Kamis, 02 Desember 2021 - 06:00 WIB
loading...
Kantara Group Hibah...
Ilustrasi survey tambang. FOTO/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Kantara Group Indonesia memberikan hibah alat ukur GNSS/RTK (Global Navigation Satellite System/Real Time Kinematic) kepada Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (UNDIP) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Rinciannya, hibah alat ukur geodesi tambang tersebut diberikan kepada Fakultas Teknik Geodesi UGM, Sekolah Vokasi UGM, Fakultas Teknik Geodesi UNDIP dan Fakultas Teknik jurusan Geomatika dengan total nilai mencapai Rp500 juta.

"Program hibah untuk mendukun pembangunan Indonesia. Di mana alat tersebut bisa digunakan untuk mendukung penelitian yang hasil karyanya dapat dipublikasikan melalui karya ilmiah," kata CEO Kantara Group, I Made Nugraha Jaya Wardana melalui keterangan resmi, seperti dikutip Kamis (2/12/2021).

Baca Juga: Curhat Pramugari Jual Diri Rp5 Juta ke Bos Perusahaan Tambang di Kalimantan

Program hibah alat ini diresmikan secara daering bersama pimpinan masing-masing fakultas penerima. Tujuan hibah adalah untuk mendukung secara konkret program pemerintah dalam rangka menciptakan inovasi berbagai bidang serta kesiapan untuk terjun langsung di dunia kerja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chakra Jawara Perkuat...
Chakra Jawara Perkuat Komitmen sebagai Mitra Strategis Industri Pertambangan Nasional
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Hasilkan Riset Berkelanjutan,...
Hasilkan Riset Berkelanjutan, Kayla Raih Pendanaan Global Youth Action Fund
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
UGM Dinilai Keliru Ajukan...
UGM Dinilai Keliru Ajukan Keberatan ke PTUN Jakarta, Bonjowi Hadirkan Saksi Ahli untuk Meluruskan
Jalur Ujian Mandiri...
Jalur Ujian Mandiri Undip 2026 Kembali Dibuka, Nilai UTBK Jadi Syarat Seleksi
Rekomendasi
5 Kebiasaan yang Bikin...
5 Kebiasaan yang Bikin Pencernaan Sehat dan Menurunkan Berat Badan
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved