Kementan Gandeng TNI AD dan BNI Luncurkan ATM Pertanian Si Komandan
Rabu, 22 April 2020 - 21:18 WIB
loading...
A
A
A
Terkait ATM Beras Si Komandan, Nefra menyampaikan harapan Kasad. "Kasad sangat antusias dan berharap agar ke depan dapat dikembangkan ke seluruh wilayah Indonesia. Ini sangat mungkin, karena jajaran Kodim sampai Babinsa bisa mencapai seluruh wilayah Indonesia," ucap mantan Paban IV/Komsos Ster TNI.
Saat diwawancara, Jenderal Andika menyatakan bahwa upaya yang dilakukan bersama dengan Kementan dan BNI itu adalah untuk memfasilitasi dan menjabarkan instruksi Presiden dalam membantu masyarakat miskin yang terdampak virus corona. "Semua telah bekerja keras, kita (TNI AD) mencoba memfasilitasi kebijakan pemerintah dalam membantu masyarakat," tegasnya. "Saat ini baru di 10 titik, ke depan kita berharap mesin ini bisa di tempatkan di 317 Kodim," ujarnya.
Senada dengan Kasad, Mentan Syahril Yasin Limpo menegaskan bahwa langkah yang dilakukannya bersama TNI AD dan BNI maupun pemangku kepentingan lainnya merupakan implementasi dari kehadiran negara di tengah masyarakat. "Negara wajib hadir di tengah masyarakat, apalagi dalam kondisi seperti saat ini, dampak ekonomi bisa berimbas ke sektor sosial maupun lainnya yang lebih luas," ungkap Mentan Syahril Limpo.
Untuk persediaan beras, jelasnya, Kementan menyiapkan pasokan untuk dua bulan. "Semuanya ikut terlibat dan dalam kurun waktu 1-2 minggu akan kita evaluasi. Hari ini saya senang dan bangga, karena tidak saja ada Kasad tapi juga ada dua Panglima yaitu Pangdam Jaya Mayen TNI Eko Margiyono dan Pangdam III/Slw Mayjen TNI Nugroho Budi Irianto," pungkasnya.
Saat diwawancara, Jenderal Andika menyatakan bahwa upaya yang dilakukan bersama dengan Kementan dan BNI itu adalah untuk memfasilitasi dan menjabarkan instruksi Presiden dalam membantu masyarakat miskin yang terdampak virus corona. "Semua telah bekerja keras, kita (TNI AD) mencoba memfasilitasi kebijakan pemerintah dalam membantu masyarakat," tegasnya. "Saat ini baru di 10 titik, ke depan kita berharap mesin ini bisa di tempatkan di 317 Kodim," ujarnya.
Senada dengan Kasad, Mentan Syahril Yasin Limpo menegaskan bahwa langkah yang dilakukannya bersama TNI AD dan BNI maupun pemangku kepentingan lainnya merupakan implementasi dari kehadiran negara di tengah masyarakat. "Negara wajib hadir di tengah masyarakat, apalagi dalam kondisi seperti saat ini, dampak ekonomi bisa berimbas ke sektor sosial maupun lainnya yang lebih luas," ungkap Mentan Syahril Limpo.
Untuk persediaan beras, jelasnya, Kementan menyiapkan pasokan untuk dua bulan. "Semuanya ikut terlibat dan dalam kurun waktu 1-2 minggu akan kita evaluasi. Hari ini saya senang dan bangga, karena tidak saja ada Kasad tapi juga ada dua Panglima yaitu Pangdam Jaya Mayen TNI Eko Margiyono dan Pangdam III/Slw Mayjen TNI Nugroho Budi Irianto," pungkasnya.
(fai)
Lihat Juga :