Gunung Semeru Erupsi, 2 Bandara Terdekat Masih Beroperasi Normal
Sabtu, 04 Desember 2021 - 22:33 WIB
loading...
Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub memastikan operasional penerbangan di 2 bandara terdekat tetap beroperasi normal pasca terjadinya erupsi Gunung Semeru, Sabtu (4/12/2021). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan operasional penerbangan di Bandar Udara Abdulrachman Saleh di Malang dan Bandar Udara Internasional Juanda di Surabaya tetap beroperasi normal pasca terjadinya erupsi Gunung Semeru , Sabtu (4/12/2021).
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto mengatakan, Kemenhub akan terus melakukan monitoring secara intensif dengan melibatkan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Penyelenggara Bandar Udara.
“Kami akan terus memantau perkembangan erupsi Gunung Semeru. Untuk penerbangan di Bandar Udara Abdulrachman Saleh di Malang, hingga saat ini tetap berjalan normal," kata Novie Riyanto dalam keterangan yang diterima MPI, Sabtu (4/12/2021).
Baca Juga: Dampak Gunung Semeru Meletus ke Penerbangan, Ini Penjelasan Dirjen Udara
Berdasarkan hasil monitoring pada ASTHAM Perum LPPNPI yang bersumber dari VAAC Darwin yang terbit jam 09.40 UTC (16.40 WIB), diinformasikan bahwa sebaran abu vulkanik Gunung Semeru mengarah ke barat daya dengan kecepatan 50 knot.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto mengatakan, Kemenhub akan terus melakukan monitoring secara intensif dengan melibatkan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Penyelenggara Bandar Udara.
“Kami akan terus memantau perkembangan erupsi Gunung Semeru. Untuk penerbangan di Bandar Udara Abdulrachman Saleh di Malang, hingga saat ini tetap berjalan normal," kata Novie Riyanto dalam keterangan yang diterima MPI, Sabtu (4/12/2021).
Baca Juga: Dampak Gunung Semeru Meletus ke Penerbangan, Ini Penjelasan Dirjen Udara
Berdasarkan hasil monitoring pada ASTHAM Perum LPPNPI yang bersumber dari VAAC Darwin yang terbit jam 09.40 UTC (16.40 WIB), diinformasikan bahwa sebaran abu vulkanik Gunung Semeru mengarah ke barat daya dengan kecepatan 50 knot.
Lihat Juga :