Analis Sebut Pembagian Dividen ISAT Untungkan Pemegang Saham

Minggu, 05 Desember 2021 - 16:16 WIB
loading...
Analis Sebut Pembagian...
ISAT mengumumkan pembagian dividen interim dan dividen tahunan senilai total Rp9,5 triliun kepada para pemegang saham. Foto/Dok MPI/Arif Julianto
A A A
JAKARTA - PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) mengumumkan pembagian dividen interim dan dividen tahunan senilai total Rp9,5 triliun kepada para pemegang saham. Jumlah akumulasi dividen itu setara dengan Rp1.748,27 per saham.

Head of Investment Pacific Capital Investment David Manurung menilai, pembagian dividen berdasarkan hasil RUPS-LB tentu akan menguntungkan para pemegang saham. “Dividen ini tentu sangat menguntungkan bagi para pemegang saham,” katanya saat dihubungi di Jakarta, Minggu (5/12/2021).

Menurut David, pembagian dividen ini dilakukan seiring dengan perbaikan kinerja keuangan perseroan. Untuk tahun 2020, pendapatan ISAT naik 6,9% dari Rp26,1 triliun pada 2019 menjadi Rp27,9 triliun. “Dari sisi pendapatan, kinerja 2020 lebih baik dari 2019. Namun, kenaikan beban membuat labanya minus/rugi,” ungkapnya.

Baca juga: Bagikan Dividen Tunai, Pasar Sambut Positif Perbaikan Kinerja ISAT

Sedangkan untuk kinerja sembilan bulan di 2021, lanjut David, pendapatan perseroan naik 11,9% dari Rp20,6 triliun menjadi Rp23,1 triliun. Laba bersih ISAT pada sembilan bulan 2021 mencapai Rp5,8 triliun, berbanding dengan rugi Rp457,5 miliar di sembilan bulan 2020. “Patut dicatat, laba bersih di periode sembilan bulan 2021 karena ada keuntungan penjualan menara senilai Rp6,1 triliun,” ucapnya.

Sebelumnya, perseroan baru saja menggelar RUPS-LB dan salah satu keputusannya adalah pembagian laba ditahan berupa dividen interim dan dividen tahunan kepada para pemegang saham berdasarkan laporan keuangan yang berakhir 31 Desember 2020.

Direktur Utama Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama menjelaskan, ISAT membagikan total dividen sebesar Rp9,5 triliun atau setara dengan Rp1.748,27 per saham. Dividen diumumkan dalam dua bentuk terpisah kepada para pemegang saham.

Pertama, dividen tahunan berdasarkan keputusan RUPS -LB ISAT sebesar Rp4,5 triliun atau setara dengan Rp828,13 per saham. Kedua, dividen interim berdasarkan kinerja keuangan sembilan bulan pertama 2021 sebesar Rp5 triliun atau setara dengan Rp920,14 per saham.

Baca juga: Wall Street Sepekan: Hawkish The Fed Tambah Daya Tarik Nilai Saham Bagi Investor

Selama sembilan bulan pertama 2021, total pendapatan ISAT meningkat 12% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp23 triliun. Pendapatan seluler naik 10,3% yoy menjadi Rp18,8 triliun.

EBITDA meningkat 22,7% yoy mencapai Rp10,4 triliun dalam sembilan bulan pertama tahun ini karena kombinasi pertumbuhan top-line dan fokus berkelanjutan pada efisiensi biaya operasional.

Sehingga, peningkatan tersebut membantu mendorong pertumbuhan margin EBITDA sebesar 4 basis poin (year-on-year) menjadi 45,1%. ISAT juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,8 triliun.

Baca juga: Isu Hangat Selama Tiga Tahun ke Belakang di Industri Jaringan Telekomunikasi

"Indosat Ooredoo menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan yang terus memberikan kepercayaan besar kepada perseroan. Kami sukses mempertahankan momentum pertumbuhan dan menghasilkan kinerja keuangan yang sangat baik melalui eksekusi strategi transformasi yang disiplin," beber Al-Neama.

Selain itu, lanjut dia, ISAT juga berhasil memberikan kinerja jaringan dan layanan telekomunikasi digital yang baik kepada para pelanggan. "Dengan semangat #BisaBangkitBersama, kami berkomitmen untuk terus mendukung agenda pemerintah dalam menjadikan Indonesia sebagai Digital Powerhouse di kawasan Asia Tenggara," ucapnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
Edukasi Trader dengan...
Edukasi Trader dengan Strategi 3 EMA: Membaca Arah Tren dan Peluang
DEPO Tebar Dividen Rp10,2...
DEPO Tebar Dividen Rp10,2 Miliar, Fokus Perluas Ekspansi Bisnis
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Indosat Hadirkan Layanan...
Indosat Hadirkan Layanan dan Paket Roaming untuk Jemaah Haji di Wilayah JAYA
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Indosat Gandeng Google...
Indosat Gandeng Google Hadirkan Akses Gemini AI untuk Pelanggan IM3 dan Tri
Rekomendasi
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Jungkook BTS Terciduk...
Jungkook BTS Terciduk Jalan Bareng Wanita Berambut Pirang, Sosoknya Bikin ARMY Ngakak
Berita Terkini
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved