PPKM Level 3 Batal Berlaku untuk Seluruh Indonesia, Pengusaha Gembira
Selasa, 07 Desember 2021 - 15:23 WIB
loading...
Dibatalkannya penerapan PPKM level 3 untuk seluruh wilayah saat libur Nataru diyakini akan memacu geliat ekonomi di akhir tahun. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pelaku usaha menyambut gembira pembatalan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) Level 3 saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang sedianya diberlakukan untuk seluruh wilayah di Indonesia. Pembatalan ini diyakini akan meningkatkan produktivitas ekonomi di akhir tahun.
"Berbagai sektor usaha seperti pusat perbelanjaan atau mal, hotel, restoran, kafe, pusat hiburan dan wisata, transportasi, aneka UMKM punya kesempatan meningkatkan omzetnya untuk memperkuat arus kas di tengah ketidakpastian akibat pandemi Covid-19," ujar Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang, Selasa (7/12/2021).
Baca Juga: PPKM Level 3 saat Nataru Batal, Mobilitas Tetap Dibatasi
Menurut Sarman, pembatalan PPKM level 3 ini dapat menjadi momentum peningkatan konsumsi rumah tangga agar dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional kuartal IV yang ditargetkan di kisaran 5,5-6%.
"Tentu dengan pembatalan ini akan sangat mungkin target tersebut tercapai. Bahkan terbuka kemungkinan di atas target di kisaran 6,5-7% mengingat Indeks Keyakinan Konsumen pada bulan Oktober 2021 sudah kembali ke level optimis di angka 113,4," ujarnya.
"Berbagai sektor usaha seperti pusat perbelanjaan atau mal, hotel, restoran, kafe, pusat hiburan dan wisata, transportasi, aneka UMKM punya kesempatan meningkatkan omzetnya untuk memperkuat arus kas di tengah ketidakpastian akibat pandemi Covid-19," ujar Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang, Selasa (7/12/2021).
Baca Juga: PPKM Level 3 saat Nataru Batal, Mobilitas Tetap Dibatasi
Menurut Sarman, pembatalan PPKM level 3 ini dapat menjadi momentum peningkatan konsumsi rumah tangga agar dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional kuartal IV yang ditargetkan di kisaran 5,5-6%.
"Tentu dengan pembatalan ini akan sangat mungkin target tersebut tercapai. Bahkan terbuka kemungkinan di atas target di kisaran 6,5-7% mengingat Indeks Keyakinan Konsumen pada bulan Oktober 2021 sudah kembali ke level optimis di angka 113,4," ujarnya.
Lihat Juga :