Hipmi Klaim hanya 20% Anggotanya yang Dapat Relaksasi dari Bank

Senin, 08 Juni 2020 - 13:13 WIB
loading...
Hipmi Klaim hanya 20%...
Hipmi berharap implementasi relaksasi kredit serta kebijakan stimulus lainnya benar-benar berjalan dengan baik. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menilai pemerintah sudah banyak mengeluarkan kebijakan stimulus untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 terhadap ekonomi. Namun, Hipmi menilai implementasi kebijakan stimulus tersebut di daerah-daerah belum benar-benar berjalan.

"Permasalahan yang terjadi adalah kebijakan-kebijakan pemerintah yang sudah baik itu implementasinya untuk di bawah kadang-kadang tidak sesuai dengan yang diinginkan," ujar Ketua Umum BPP Hipmi Mardani H Maming di Jakarta, Senin (8/6/2020).

Dia mencontohkan, keinginan Presiden Joko Widodo untuk memberikan relaksasi kredit bank dengan nilai di bawah Rp10 miliar. Data dari 34 provinsi yang ada, kata dia, baru 20% pengusaha-pengusaha yang tergabung di Hipmi mendapatkan relaksasi kredit dari bank-bank, sesuai dengan POJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus perekonomian sebagai kebijakan Countercyclical.

(Baca Juga: Kartu Prakerja, Antara Menambah Skill Atau Mengincar Dana Tunai?)

Selain itu, kata dia, rata-rata yang mendapatkan relaksasi adalah pengusaha-pengusaha besar. "Pengusaha besar yang saya maksud ini adalah pengusaha Hipmi yang pinjamannya di atas Rp10 miliar," katanya.

Maming mengatakan, para pengusaha besar itu biasanya memang memiliki hubungan bagus dengan bank sehingga tanpa bantuan pemerintah pun memperoleh keringanan. Yang menjadi masalah, sambung Maming, adalah pengusaha UMKM yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Menurutnya, aturan yang dikeluarkan pemerintah harusnya betul-betul memberikan relaksasi, baik pinjaman bank dan juga pajak bagi UMKM, sehingga mereka dapat bertahan dan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) permanen. "Kalau UMKM-nya dibantu maka pengangguran akan juga berkurang," tegasnya.

(Baca Juga: Dana Restrukturisasi Kredit UMKM Disiapkan Mencapai Rp87,59 Triliun)

Dia mengatakan, para pengurus Hipmi bekerja sama dengan bank-bank mendorong diberikannya relaksasi pinjaman sehingga UMKM tetap bisa bertahan. Dia juga mengatakan, yang paling penting saat ini adalah bantuan tunai kepada para pekerja UMKM yang terpaksa dirumahkan atau diberhentikan.

"Menurut saya, apabila pemerintah betul-betul fokus mau membantu para UMKM, maka fokuslah kepada UMKM yang sudah berjalan. Sebab, akibat pandemi ini mereka tidak bisa jalan dan terpaksa merumahkan karyawannya. Itulah yang paling utama dibantu," tuturnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Pengusaha Respons Mundurnya...
Pengusaha Respons Mundurnya Petinggi OJK, Singgung Soal Kepercayaan Investor
Percepat Pemulihan Ekonomi...
Percepat Pemulihan Ekonomi Aceh, Menko Airlangga Hapus Bunga dan Angsuran Pokok Debitur KUR
Debitur Korban Bencana...
Debitur Korban Bencana Sumatera Dapat Relaksasi KUR hingga 3 Tahun
Lantik Jajaran Resmi,...
Lantik Jajaran Resmi, Pengusaha Muda Dukung Visi Besar Jaya Peduli
PD HIPMI Jaya Dorong...
PD HIPMI Jaya Dorong Kesehatan dan UMKM Lewat Gerakan Go Go Sehat & Go Go UMKM
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
Bahlil Izin Panggil...
Bahlil Izin Panggil Kanda ke Prabowo: Supaya Olahannya Cepat Masuk
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Rekomendasi
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved