Tagih Utang Garuda Rp290 Miliar, AP I: Kita Selesaikan Paling Lambat 2022

Rabu, 08 Desember 2021 - 22:18 WIB
loading...
Tagih Utang Garuda Rp290...
Garuda Indonesia belum memenuhi kewajibannya saat menggunakan bandara sebagai operasional pesawat di bawah pengelolaan AP I. Foto/Dok SINDOnews/Eko Purwanto
A A A
JAKARTA - Manajemen Angkasa Pura I (Persero) atau AP I mencatat total piutang perusahaan mencapai Rp900 miliar. Dari jumlah tersebut, piutang di maskapai penerbangan nasional sekitar 41% atau senilai Rp370 miliar.

Direktur Keuangan AP I Andy Bratamihardja menyatakan, piutang perseroan tercatat hingga 30 November 2021. Hingga periode tersebut, banyak maskapai penerbangan yang menunggak pembayaran kepada perseroan. "Jadi total piutang kita Rp900 miliar, di mana maskapai penerbangan 41% atau sekitar Rp370 miliar," ujar Andy dalam jumpa pers, Rabu (8/12/2021).

Baca juga: Kondisi Keuangan Berdarah-Darah, Dirut AP I: Ada Potensi Memburuk

Diantara maskapai penerbangan nasional, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tercatat memiliki utang operasional ke AP I sebesar Rp290 miliar. Maskapai pelat merah itu belum memenuhi kewajibannya saat menggunakan bandar udara (bandara) sebagai operasional pesawat di bawah pengelolaan AP 1.

Meski begitu, kedua pihak telah menyepakati penjadwalan pembayaran utang tersebut. Namun, hingga saat ini belum diketahui secara pasti proses pelunasannya.

Selain Garuda, sisa piutang berasal dari mitra-mitra perusahaan yang menggunakan sebagian kawasan bandara namun belum memenuhi kewajibannya. "Itu juga menjadi piutang, porsinya justru lebih besar dari airlines," ungkapnya.

Baca juga: Dirut Garuda Jawab Tudingan Peter Gontha Soal Utang ke Traveloka

Meski begitu, lanjut Andy, pihaknya berupaya pada akhir 2021 atau sebelum 2022 semua penyelesaian piutang sudah dilakukan. Langkah itu berdasarkan kesepakatan yang sudah ditandatangani.



"Kita sudah ada kesepakatan untuk penyelesaiannya supaya bisa selesai sebelum atau akhir tahun 2022 apa yang sudah terhutang di masa pandemi. Itu kita sudah tanda tangan kesepakatan dengan yang besar-besar (maskapai) dan Insha Allah bisa semuanya realisasi juga rencana penyelesaiannya. Jadi kami tidak ekspektasi lewatnya dari 2022 penyelesaiannya," bebernya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Purbaya Ungkap Administrasi...
Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh
BP BUMN: KAI Tak Sanggup...
BP BUMN: KAI Tak Sanggup Menanggung Beban Utang Whoosh Sendiri
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
Sahabat Lolly Tagih...
Sahabat Lolly Tagih Utang Rp30,8 Juta, Diduga Uang Mengalir ke Vadel Badjideh
Garuda Indonesia Turun...
Garuda Indonesia Turun Kelas: Skytrax Pangkas Status dari Bintang 5 ke Bintang 4
Rekomendasi
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Infografis
Lawan Thailand di Piala...
Lawan Thailand di Piala AFF 2022, Garuda Dihantui Rapor Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved