Gandeng Jateng Petro Energi, PGN Perluas Pasar Gas Bumi di Jateng
Rabu, 08 Desember 2021 - 20:14 WIB
loading...
PGN kerja sama dengan Jateng Petro Energi memperluas pasar gas bumi di Jawa Tengah. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Subholding Gas Pertamina atau PGN menandatangani Head of Agreement (HoA) kerja sama dengan Jateng Petro Energi memperluas pasar gas bumi di Jawa Tengah. Kolaborasi tersebut dalam upaya mewujudkan penyediaan gas bumi di Jawa Tengah.
"Kerja sama ini penting untuk pelaksanaan research and development terkait teknologi dan infrastruktur yang akan kita gunakan dalam penyediaan gas serta utilisasi gas bumi, baik untuk pelanggan industri, komersial, dan rumah tangga di Jawa Tengah," ujar Direktur Utama PGN M. Haryo Yunianto dikutip melalui pernyataan resmi, Rabu (8/12/2021).
Baca Juga: Jaga Pasokan Gas Jawa-Sumatera, PGN Teken 9 Perjanjian Kerja Sama
Lebih lanjut Haryo menjelaskan bahwa research and development meliputi empat poin penting. Pertama adalah pengembangan infrastruktur gas bumi dengan moda kereta api milik PT KAI dan mini storage LNG untuk pelanggan rumah tangga, khususnya di wilayah Jawa Tengah bagian selatan, seperti Cilacap, Yogyakarta, Solo, dan Klaten.
Kedua, pengembangan cold storage excess dari proses regasifikasi di mini storage LNG, yang akan dimulai dengan kajian kelayakan teknis dan keekonomian. Ketiga adalah pengembangan teknologi bottling atau tabung Vertical Gas Liquid (VGL) sebagai moda untuk menyalurkan LNG ke lokasi pelanggan PGN yang jauh dari gridline pipa gas distribusi.
"Keempat adalah pemilihan infrastruktur dan teknologi untuk menginisiasi pola distribusi gas bumi di Provinsi Jawa Tengah melalui mekanisme sharing investasi dalam rangka penyerapan gas stranded source," imbuh Haryo.
PGN terus berkomitmen dalam mengakselerasi pengembangan ekonomi Jawa Tengah dengan optimalisasi pemanfaatan gas bumi sebagai energi transisi. PGN terus melakukan upaya penyiapan infrastruktur penyaluran gas bumi sebagai milestone pemenuhan kebutuhan energi di Jawa Tengah.
"Kerja sama ini penting untuk pelaksanaan research and development terkait teknologi dan infrastruktur yang akan kita gunakan dalam penyediaan gas serta utilisasi gas bumi, baik untuk pelanggan industri, komersial, dan rumah tangga di Jawa Tengah," ujar Direktur Utama PGN M. Haryo Yunianto dikutip melalui pernyataan resmi, Rabu (8/12/2021).
Baca Juga: Jaga Pasokan Gas Jawa-Sumatera, PGN Teken 9 Perjanjian Kerja Sama
Lebih lanjut Haryo menjelaskan bahwa research and development meliputi empat poin penting. Pertama adalah pengembangan infrastruktur gas bumi dengan moda kereta api milik PT KAI dan mini storage LNG untuk pelanggan rumah tangga, khususnya di wilayah Jawa Tengah bagian selatan, seperti Cilacap, Yogyakarta, Solo, dan Klaten.
Kedua, pengembangan cold storage excess dari proses regasifikasi di mini storage LNG, yang akan dimulai dengan kajian kelayakan teknis dan keekonomian. Ketiga adalah pengembangan teknologi bottling atau tabung Vertical Gas Liquid (VGL) sebagai moda untuk menyalurkan LNG ke lokasi pelanggan PGN yang jauh dari gridline pipa gas distribusi.
"Keempat adalah pemilihan infrastruktur dan teknologi untuk menginisiasi pola distribusi gas bumi di Provinsi Jawa Tengah melalui mekanisme sharing investasi dalam rangka penyerapan gas stranded source," imbuh Haryo.
PGN terus berkomitmen dalam mengakselerasi pengembangan ekonomi Jawa Tengah dengan optimalisasi pemanfaatan gas bumi sebagai energi transisi. PGN terus melakukan upaya penyiapan infrastruktur penyaluran gas bumi sebagai milestone pemenuhan kebutuhan energi di Jawa Tengah.
Lihat Juga :