Heboh Video Pembongkaran Tiang Pancang Kereta Cepat, Bos PT KCIC Geram
Kamis, 09 Desember 2021 - 10:11 WIB
loading...
A
A
A
“Tim quality PT KCIC dan konsultan supervisi CDJO menemukan pergeseran alignment pekerjaan pier (pilar) di DK46 dan menginstruksikan kontraktor melakukan rework dan membongkarnya untuk dibangun kembali sesuai spesifikasi teknis yang sudah ditetapkan,” kata Dwiyana Slamet Riyadi, dikutip Kamis (9/12/2021).
Untuk SOP engineering terkait dengan pembongkaran pier untuk rework sudah ditetapkan termasuk aspek keselamatan kontruksi. Namun berdasarkan hasil investigasi yang sudah dilakukan oleh KCIC didapatkan bahwa kontraktor melanggar SOP.
"Sehingga timbul kejadian seperti yang ada di dalam video," ujarnya.
Pasca-kejadian pembongkaran pier KCJB di DK46, Teluk Jambe, Kabupaten Karawang, yang dilakukan tanpa SOP kontruksi yang benar, PT KCIC kemudian memanggil pihak kontraktor.
“KCIC langsung memanggil dan melakukan investigasi dan memberikan teguran langsung kepada kontraktor terkait agar kejadian serupa tidak terulang. Kami memanggil kontraktor dan memberikan teguran agar semua pekerjaan dilakukan dengan SOP yang sudah ditetapkan oleh tim engineering dan SSHE sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi,” jelas Dwiyana.
Untuk SOP engineering terkait dengan pembongkaran pier untuk rework sudah ditetapkan termasuk aspek keselamatan kontruksi. Namun berdasarkan hasil investigasi yang sudah dilakukan oleh KCIC didapatkan bahwa kontraktor melanggar SOP.
"Sehingga timbul kejadian seperti yang ada di dalam video," ujarnya.
Pasca-kejadian pembongkaran pier KCJB di DK46, Teluk Jambe, Kabupaten Karawang, yang dilakukan tanpa SOP kontruksi yang benar, PT KCIC kemudian memanggil pihak kontraktor.
“KCIC langsung memanggil dan melakukan investigasi dan memberikan teguran langsung kepada kontraktor terkait agar kejadian serupa tidak terulang. Kami memanggil kontraktor dan memberikan teguran agar semua pekerjaan dilakukan dengan SOP yang sudah ditetapkan oleh tim engineering dan SSHE sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi,” jelas Dwiyana.
Lihat Juga :