Transisi Energi Butuh Duit Rp3.500 Triliun, APBN RI Kuat?
Kamis, 09 Desember 2021 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
"Kemudian, untuk membangun transportasi seperti LRT, MRT, yang tidak hanya untuk mengurangi kemacetan namun untuk mengurangi emisi C02," katanya.
Baca Juga: Sediakan Dana Rp28 Triliun, Jerman Bantu RI Wujudkan Transisi Energi
Tidak hanya itu, pemerintah juga tentunya akan menggandeng pihak swasta agar mau berinvetasi mengembangan energi baru terbarukan (EBT).
"Karena kebutuhannya tadi Rp 3.500 triliun nggak mungkin semua dari APBN, pasti dari private sector, dan mereka pasti pinjam. Kalau dia pinjam di bank risiko tinggi dia nggak bisa, sehingga bank sentral dan OJK perlu memberikan sinyal bahwa sekarang investasi climate change risikonya bisa diturunkan. Ini akan didiskusikan," jelasnya.
Baca Juga: Sediakan Dana Rp28 Triliun, Jerman Bantu RI Wujudkan Transisi Energi
Tidak hanya itu, pemerintah juga tentunya akan menggandeng pihak swasta agar mau berinvetasi mengembangan energi baru terbarukan (EBT).
"Karena kebutuhannya tadi Rp 3.500 triliun nggak mungkin semua dari APBN, pasti dari private sector, dan mereka pasti pinjam. Kalau dia pinjam di bank risiko tinggi dia nggak bisa, sehingga bank sentral dan OJK perlu memberikan sinyal bahwa sekarang investasi climate change risikonya bisa diturunkan. Ini akan didiskusikan," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :