Sedih! Saat Harga Tinggi, Petani Cabai di Lumajang Gagal Panen Usai Erupsi Semeru
Sabtu, 11 Desember 2021 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
Penderitaannya kian bertambah lantaran hewan ternak miliknya juga terkubur, total ada empat ekor sapi miliknya mati dan masih terkubur material erupsi. "Sudah enggak punya apa - apa sekarang, menyelamatkan diri cuma bawa baju yang dipakai itu. Selamat sudah alhamdulillah, saya masih takut kalau ingat kejadiannya ngeri. Kayak mau kiamat saat itu," kisahnya.
Musripah dan Poniman, menjadi dua dari sekian ratus warga Dusun Umbulan yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Hampir setiap hari pasca-erupsi mereka pulang dari pengungsian di SDN Supiturang 4 melihat kondisi rumahnya. Padahal rumahnya sudah tak lagi berbentuk lantaran hanya tersisa bagian atap saja.
Baca juga: Mengungkap Sosok dokter Kematian, Philip Nitschke, Kreator Kapsul Bunuh Diri
"Kepengen lihat saja, pengen gitu rasanya punya rumah lagi, tapi kalau di sini nggak mungkin, sudah nggak berani. Kalau punya tempat tinggal sendiri kan enak, pengen cepat dapat rumah untuk memulihkan perekonomian," tandas Poniman kembali.
Musripah dan Poniman, menjadi dua dari sekian ratus warga Dusun Umbulan yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Hampir setiap hari pasca-erupsi mereka pulang dari pengungsian di SDN Supiturang 4 melihat kondisi rumahnya. Padahal rumahnya sudah tak lagi berbentuk lantaran hanya tersisa bagian atap saja.
Baca juga: Mengungkap Sosok dokter Kematian, Philip Nitschke, Kreator Kapsul Bunuh Diri
"Kepengen lihat saja, pengen gitu rasanya punya rumah lagi, tapi kalau di sini nggak mungkin, sudah nggak berani. Kalau punya tempat tinggal sendiri kan enak, pengen cepat dapat rumah untuk memulihkan perekonomian," tandas Poniman kembali.
(uka)
Lihat Juga :