Sama-sama Mengelola Bandara, Ini Beda Kondisi AP II dan AP I
Senin, 13 Desember 2021 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
Awaluddin mencatat, pengelolaan utang perseroan yang dipandang baik lantaran mayoritas proyek penugasan pemerintah sudah diselesaikan. Misalnya, pembangunan terminal hingga runway bandar udara ( Bandara ) baru.
Akibatnya, arus kas atau cash flow perusahaan pun membaik. Meski begitu, dia tidak menapikan bila pandemi Covid-19 ikut berdampak pada pendapatan perusahaan.
"Jadi beberapa pembangunan bandara terminal baru, runway, atau kapasitas bandara rata-rata sudah selesai sebelum pandemi. Sebagian proyek strategis sudah selesai. Terminal 3 sudah selesai 2016-2017, ekstension terminal 3 sudah selesai 2019. Ini bisa membantu cashflow kami manage setelah pandemi," kata dia.
Baca Juga: Utang Jumbo Rp28 Triliun Melilit AP I Gara-gara 10 Proyek Ini
Selain itu, pergerakan penumpang bandara internasional Soekarno-Hatta (Soetta) saat ini pun dinilai cukup membantu keuangan Angkasa Pura II. Awaluddin mencatat, rasio pemulihan di Soetta mencapai 68 persen sampai 70%.
Akibatnya, arus kas atau cash flow perusahaan pun membaik. Meski begitu, dia tidak menapikan bila pandemi Covid-19 ikut berdampak pada pendapatan perusahaan.
"Jadi beberapa pembangunan bandara terminal baru, runway, atau kapasitas bandara rata-rata sudah selesai sebelum pandemi. Sebagian proyek strategis sudah selesai. Terminal 3 sudah selesai 2016-2017, ekstension terminal 3 sudah selesai 2019. Ini bisa membantu cashflow kami manage setelah pandemi," kata dia.
Baca Juga: Utang Jumbo Rp28 Triliun Melilit AP I Gara-gara 10 Proyek Ini
Selain itu, pergerakan penumpang bandara internasional Soekarno-Hatta (Soetta) saat ini pun dinilai cukup membantu keuangan Angkasa Pura II. Awaluddin mencatat, rasio pemulihan di Soetta mencapai 68 persen sampai 70%.
Lihat Juga :