Bisnis Menara Masih Menjanjikan, Begini Pergerakan Saham Mitratel

Rabu, 15 Desember 2021 - 06:17 WIB
loading...
Bisnis Menara Masih...
Dalam jangka panjang, pertumbuhan bisnis menara di Indonesia masih menjanjikan dan bahkan tumbuh pesat didorong oleh lalu lintas data serta layanan 5G. Begitu juga dengan kinerja Mitratel. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel direkomendasikan dengan target harga Rp1.200 per unit. Target tersebut 52,87% di atas harga penutupan perdagangan sebesar Rp785 per saham pada Jumat (10/12).

Menurut data di Pasar Reguler Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/12), saham MTEL ditutup pada harga Rp785 per unit, turun jika dibandingkan harga penutupan sebesar Rp795 per saham, Kamis (9/12).

Baca Juga: Target Dana Rp18 Triliun, Mitratel Siap Jadi Pemain Menara Terbesar di ASEAN

Analis pasar modal PT Verdhana Sekuritas Indonesia, Nicholas Santoso dan Raymond Kosasih mengemukakan, dalam laporan riset belum lama ini, rekomendasi tersebut di atas didukung antara lain oleh kinerja MTEL selama sembilan bulan pertama 2021.

Kedua analis itu memperkirakan kinerja MTEL solid selama periode Januari hingga September 2021. Perkiraan ini sejalan dengan jumlah menara yang dimiliki oleh MTEL yang menjangkau ke seluruh pelosok negeri.

Nicholasdan Raymond memperkirakan, pendapatan MTEL sebesar Rp5 triliun per September 2021, naik 14% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp4,38 triliun. EBITDA MTEL diperkirakan meningkat 33,8%, dari Rp2,88 triliun per September 2020 menjadi Rp3,85 triliun per September 2021.

Adapun laba bersih MTEL diestimasikan melonjak 128,1%, dari Rp439 miliar per September 2020 menjadi Rp1 triliun per September 2021.

Menurut kedua analis itu, pendapatan MTEL selama triwulan III 2021 (Juli-September 2021) sekitar Rp1,8 triliun, naik 20% dari periode sama tahun 2020 sebesar Rp1,5 triliun.

"Kami memperkirakan laba bersih MTEL pada triwulan III 2021 sebesar Rp299 miliar, naik 4,9%, dari periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp285 miliar," kata kedua analis itu.

Baca Juga: IPO Mitratel Tawarkan 29,85% Saham ke Publik, Dananya Dipakai Buat Ini

Dalam jangka panjang, menurutNicholasdan Raymond,pertumbuhan bisnis menara di Indonesia masih menjanjikan dan bahkan tumbuh pesat. Hal ini didorong oleh lalu lintas data serta penerapan layanan 5G.

Untuk bisnis menara, MTEL adalah salah satu pemain terbesar di Indonesia. Ke depan, MTEL akan mendapatkan banyak manfaat dari potensi peningkatan peluang pertumbuhan organik.

Sebagai perusahaan menara telekomunikasi terbesar di Indonesia dengan kepemilikan lebih dari 28 ribu menara, Mitratel akan diuntungkan oleh agresifnya pengembangan 5G oleh operator telekomunikasi hingga ke pelosok Indonesia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
Tekanan IHSG Belum Usai,...
Tekanan IHSG Belum Usai, Pekan Depan Diprediksi Ambles Menguji Area 5.899
10 Saham Paling Boncos...
10 Saham Paling Boncos dalam Sepekan, Terparah Ambles 53,49 Persen
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Koreksi ke 6.510, Tertekan Rebalancing MSCI
10 Saham Ini Merugi...
10 Saham Ini Merugi dalam Sepekan, Siapa Paling Boncos?
10 Saham Paling Boncos...
10 Saham Paling Boncos dalam IHSG Sepekan 4-8 Mei 2026, Siapa Terparah?
Pemkab Jayawijaya-ISP...
Pemkab Jayawijaya-ISP Apresiasi Kehadiran Community Gateway Wamena
Prabowo Beri Bantuan...
Prabowo Beri Bantuan Peralatan Sekolah, Starlink, hingga HP di Pulau Miangas
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Rekomendasi
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved