Target Dana Rp18 Triliun, Mitratel Siap Jadi Pemain Menara Terbesar di ASEAN

Senin, 22 November 2021 - 12:21 WIB
loading...
Target Dana Rp18 Triliun, Mitratel Siap Jadi Pemain Menara Terbesar di ASEAN
Direksi PT Mitratel saat konferensi pers usai mencatatkan saham perdana di BEI. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia ( BEI ) dengan kode saham “MTEL”. Anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di bisnis menara telekomunikasi ini mengeluarkan saham sebanyak 23.493.524.800 lembar saham dengan nilai Rp18.794.819.840.000. Harga saham dipatok Rp800 per lembar.

Langkah Mitratel diharapkan dapat mendukung akselerasi digitalisasi bangsa demi menghadapi era 5G mendatang dan mewujudkan cita-cita bangsa, yakni menjadi salah satu negara dengan ekonomi digital terbesar khususnya di Asia Pacific pada tahun 2025.

Baca juga: Awali Pekan di Zona Hijau, IHSG Dibuka Menguat di 6.731

Selain itu, juga tetap selalu menjaga kepatuhan atau compliance, serta dapat memenuhi ekspektasi para pemegang saham untuk menjadi market leader di industri infrastruktur telekomunikasi dan memberikan nilai yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan.

Aksi korporasi pencatatan saham perdana Mitratel merupakan bagian dari komitmen transformasi sekaligus penataan portofolio perusahaan untuk memberikan value yang optimal bagi Mitratel, Telkom Group, dan seluruh stakeholders.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengungkapkan, Telkom Group telah menyelesaikan satu milestone penting transformasi perusahaan dengan terimplementasinya strategi unlocking value bisnis tower perusahaan melalui IPO Mitratel.

Langkah ini juga sejalan dengan transformasi yang tengah dilakukan Telkom untuk menjadi digital telco serta memperkuat posisi Mitratel di tengah kehadiran 5G yang dapat menumbuhkan kebutuhan operator akan menara telekomunikasi.

"Ini akan menjadi potensi yang baik bagi Mitratel untuk menjadi pemain menara telekomunikasi independen terbesar di Asia Tenggara,” katanya, Senin (22/11/2021).

Sementara itu, Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko menjelaskan bahwa dana dari IPO akan digunakan mengembangkan kompetensi dan kapabilitasnya menjadi perusahaan unggul profesional transparan.

“Kami pahami perubahan teknologi yang cepat akan mengakselerasi seluruh kompetensi Mitratel baik saat ini maupun waktu mendatang. Hal ini telah dirumuskan dalam bisnis plan yang tak hanya semata-mata pada bisnis menara telekomunikasi, tapi berkembang menjadi infrastructure company yang siap untuk mendukung era 5G dan kelanjutannya," katanya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1503 seconds (11.97#12.26)