Tumbuh Positif, PLN Disjaya Catatkan Pendapatan Rp37,5 Triliun
Jum'at, 17 Desember 2021 - 22:39 WIB
loading...
PLN Disjaya mencatatkan kinerja postif di tengah pandemi Covid-19. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya) mencatatkan pertumbuhan positif dari penjualan maupun pendapatan tenaga listrik. Berdasarkan laporan, periode Januari-November 2021 penjualan listrik PLN Disjaya mencapai 29.509 terawatt hour (TWh) naik 1,21% dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebesar 29.865 TWh.
Sedangkan, pendapatan tenaga listrik hingga November 2021 tercatat Rp37,5 triliun atau naik 0,33% dari periode yang sama tahun lalu Rp37,2 triliun.
"Dari November 2020 ke November 2021 ada sedikit kenaikan. Dalam kondisi pandemi, kita bisa tumbuh positif walaupun tipis," ujar General Manager PLN Disjaya Doddy B. Pangaribuan dalam acara Press Briefing secara virtual, Jumat sore (17/12/2021).
Baca Juga: Berkat PLN, Perekonomian Desa Bangkit dan Kian Menggeliat
Selanjutnya, jumlah pelanggan hingga November 2021 juga meningkat mencapai 4,90 juta pelanggan, naik sekitar 170.000 dibandingkan periode yang sama tahun lalu 4,73 juta pelanggan dari total 4,90 juta pelanggan, 4,5 juta di antaranya pelanggan rumah tangga. "Selanjutnya, bisnis 298.488 dan industri 5.912 pelanggan," kata dia.
Sedangkan, pendapatan tenaga listrik hingga November 2021 tercatat Rp37,5 triliun atau naik 0,33% dari periode yang sama tahun lalu Rp37,2 triliun.
"Dari November 2020 ke November 2021 ada sedikit kenaikan. Dalam kondisi pandemi, kita bisa tumbuh positif walaupun tipis," ujar General Manager PLN Disjaya Doddy B. Pangaribuan dalam acara Press Briefing secara virtual, Jumat sore (17/12/2021).
Baca Juga: Berkat PLN, Perekonomian Desa Bangkit dan Kian Menggeliat
Selanjutnya, jumlah pelanggan hingga November 2021 juga meningkat mencapai 4,90 juta pelanggan, naik sekitar 170.000 dibandingkan periode yang sama tahun lalu 4,73 juta pelanggan dari total 4,90 juta pelanggan, 4,5 juta di antaranya pelanggan rumah tangga. "Selanjutnya, bisnis 298.488 dan industri 5.912 pelanggan," kata dia.
Lihat Juga :