Pendapatan Berulang Stabil, Kinerja SILO Diyakini Terus Positif

Selasa, 09 Juni 2020 - 11:31 WIB
loading...
Pendapatan Berulang...
Kinerja PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) diyakini terus positif ditunjang pendapatan berulang yang stabil. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mencatatkan kinerja positif di tahun 2019. Emiten rumah sakit dengan jaringan terbesar di Indonesia itu mencatatkan kenaikan pendapatan hingga dua digit, yaitu 17,79%.

Tercatat, SILO meraup pendapatan hingga Rp7,02 triliun, naik signifikan dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp5,96 triliun. Underlying Net Profit Siloam juga naik signifikan sebesar 251% dari tahun 2018 menjadi Rp92 miliar di tahun 2019.

Selanjutnya, underlying EBITDA emiten ini juga naik sebesar 26,2%. Kinerja perseroan tahun lalu tumbuh positif, didorong peningkatan pendapatan, serta pembukaan RS baru di beberapa wilayah Indonesia.

Analis pasar saham Sukarno Alatas menilai kinerja positif SILO tahun lalu sejalan dengan data historis, dimana dalam lima tahun terakhir emiten ini terus mencatatkan kinerja positif. "Secara historis 5 tahun inerja SILO selalu mencatatkan pertumbuhan positif dari sisi revenue," ujar Sukarno, kepada media, awal pekan ini.

(Baca Juga: Pendapatan Naik 18%, Kinerja Siloam Menguat)

Secara prospek, lanjut dia, ke depannya SILO juga masih menjanjikan karena perusahaan mempunyai kemampuan menciptakan pendapatan berulang (recurring income) yang stabil. "Informasi terbaru dari perusahaan bahwa ke depannya akan fokus pada aspek profitabilitas dari berbagai fasilitas kesehatan yang dimilikinya," imbuh Sukarno.

Dia mengatakan, bagi pelaku pasar, khususnya investor lokal, dalam menentukan posisi SILO ini bisa melihat valuasinya, pergerakan foreign flow dan tren harga. Bagi mereka yang memiliki horizon investasi jangka panjang bisa masuk untuk mengoleksi, mengingat dari sisi harga sudah lumayan terdiskon namun dengan tetap melihat arah indeks.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji menambahkan, dalam jangka panjang, emiten kesehatan secara kinerja akan tetap positif karena permintaan terhadap sektor kesehatan pasti meningkat. "Dari sisi peluang tumbuh positif karena permintaan terhadap sektor kesehatan terus meningkat," ujar Nafan.

Sebelumnya, Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Grup, Caroline Riady menjelaskan, capaian positif tersebut mengkonfirmasi strategi bisnis perusahaan yang mengalami rebound kuat selama sebulan terakhir. "Ke depannya, Siloam akan fokus pada peningkatan kualitas layanan kesehatan dan profitabilitas rumah sakit," ujarnya.

Caroline menambahkan, Siloam memiliki arus kas yang kuat selama 2019. Arus kas operasi meningkat 220% menjadi Rp652 miliar, sementara Arus kas bebas tercatat positif Rp184 miliar dibandingkan negatif Rp595 miliar di 2018. Total uang tunai pada Desember 2019 menjadi Rp314 miliar, meningkat 45% dibandingkan dengan tahun lalu Rp216 miliar.

"Posisi kas yang kuat memberikan landasan operasional yang kokoh untuk Siloam," tegas Caroline.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
Indocement Bagikan Dividen...
Indocement Bagikan Dividen Rp1,54 Triliun, Setujui Perubahan Pengurus
SIG Bagikan Seluruh...
SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai
MARK Tetapkan Dividen...
MARK Tetapkan Dividen dan Proyeksi Laba 2026, Yield Berpotensi Double Digit
TBS Energi Catat Pendapatan...
TBS Energi Catat Pendapatan Konsolidasi Tumbuh 20,5% di Kuartal I 2026
Tumbuh 19%, CDIA Bukukan...
Tumbuh 19%, CDIA Bukukan Pendapatan USD41,2 Juta di Kuartal I-2026
XL Axiata Dinilai Sanggup...
XL Axiata Dinilai Sanggup Tumbuhkan Kinerja di Masa Pandemik
Baca Peluang di Era...
Baca Peluang di Era COVID-19, Shield-On Service Siapkan Aplikasi Smart Clean
Kinerja Bank BJB Tetap...
Kinerja Bank BJB Tetap Positif di Masa Pandemi Corona
Rekomendasi
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Kate Middleton Bertemu...
Kate Middleton Bertemu Mantan Kekasihnya Rupert Finch, Begini Kisah Cinta Mereka
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Infografis
Alfamart Tutup 400 Gerai,...
Alfamart Tutup 400 Gerai, Sementara Warung Madura Terus Ekspansi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved