Pendapatan Naik 18%, Kinerja Siloam Menguat
Selasa, 02 Juni 2020 - 06:06 WIB
loading...
PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mencatatkan kenaikan pendapatan hingga 17,79% menjadi Rp7,02 triliun di 2019. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mencatatkan kinerja positif di 2019 dengan membukukan kenaikan pendapatan hingga 17,79%. Emiten rumah sakit dengan jaringan terbesar di Indonesia itu meraup pendapatan hingga Rp7,02 triliun, naik signifikan dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp5,96 triliun.
Kenaikan pendapatan tersebut ditunjang oleh pertumbuhan jumlah pasien RS sebanyak 17% dan kenaikan tingkat hunian RS yang mencapai 64% di tahun 2019, lebih tinggi dibanding tahun lalu yang berkisar 55%. Underlying Net Profit Siloam juga naik signifikan sebesar 251% dari tahun 2018 menjadi Rp92 miliar di tahun 2019. Underlying EBITDA emiten Siloam juga naik sebesar 26,2%.
Pendapatan dari segmen rawat inap mencapai Rp4,09 triliun atau setara 58,35% dari total pendapatan. Angka ini tumbuh 16,19% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,52 triliun. Sementara segmen rawat jalan mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,93 triliun atau setara 41,74% dari total pendapatan, yang berarti kenaikan 20,08% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,44 triliun.
(Baca Juga: Kinerja Emiten Kesehatan Diyakini Positif di Tengah Covid-19)
Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Grup Caroline Riady mengatakan bahwa capaian positif tersebut mengkonfirmasi penguatan kinerja saham SILO yang mengalami rebound kuat selama satu bulan terakhir. Saat ini manajemen telah menerapkan strategi baru setelah melakukan review akuntansi menyeluruh, antara lain dengan penyesuaian piutang usaha dan penghentian beberapa proyek baru.
Kenaikan pendapatan tersebut ditunjang oleh pertumbuhan jumlah pasien RS sebanyak 17% dan kenaikan tingkat hunian RS yang mencapai 64% di tahun 2019, lebih tinggi dibanding tahun lalu yang berkisar 55%. Underlying Net Profit Siloam juga naik signifikan sebesar 251% dari tahun 2018 menjadi Rp92 miliar di tahun 2019. Underlying EBITDA emiten Siloam juga naik sebesar 26,2%.
Pendapatan dari segmen rawat inap mencapai Rp4,09 triliun atau setara 58,35% dari total pendapatan. Angka ini tumbuh 16,19% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,52 triliun. Sementara segmen rawat jalan mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,93 triliun atau setara 41,74% dari total pendapatan, yang berarti kenaikan 20,08% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,44 triliun.
(Baca Juga: Kinerja Emiten Kesehatan Diyakini Positif di Tengah Covid-19)
Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Grup Caroline Riady mengatakan bahwa capaian positif tersebut mengkonfirmasi penguatan kinerja saham SILO yang mengalami rebound kuat selama satu bulan terakhir. Saat ini manajemen telah menerapkan strategi baru setelah melakukan review akuntansi menyeluruh, antara lain dengan penyesuaian piutang usaha dan penghentian beberapa proyek baru.
Lihat Juga :