Siap Jadi Juara, PTPN XIV Turut Launching Tranformasi EBITDA
Selasa, 21 Desember 2021 - 14:27 WIB
loading...
Suasana peluncuran Program Tranformasi EBITDA di Kantor PTPN XIV. Foto: Humas PTPN XIV
A
A
A
MAKASSAR - Board of Management PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV ikut serta memeriahkan launching Internalisasi Program Tranformasi EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization).
Program itu digagas oleh Holding Perkebunan Nusantara dengan menggelar acara launching yang berlangsung secara offline di Kantor PTPN XIV, diikuti online beberapa unit usaha, pada pertengahan bulan Desember 2021
Baca juga:PTPN XIV Kembangkan Usaha Peternakan Sapi Berkelanjutan
Ada 9 pilar program transformasi EBITDA yaitu optimasi penjualan (revenue enhancement), sentralisasi pengawasan kinerja operasional atau optimasi biaya angkut (logistic optimization), sentralisasi dan digitalisasi proses pengadaan (procurement excellence), serta peningkatan produktivitas & kompetensi SDM (organizational excellence).
Selanjutnya, efiseinsi biaya administrasi dan umum (zero based budgeting), penguatan manajemen antara holding maupun anak perusahaan (management review cycle), pengawasan arus kas terpusat dan terkendali (cash control tower), dan terakhir katalisator perubahan, monitoring dan merealisasikan value (strategic transformation office).
Program itu digagas oleh Holding Perkebunan Nusantara dengan menggelar acara launching yang berlangsung secara offline di Kantor PTPN XIV, diikuti online beberapa unit usaha, pada pertengahan bulan Desember 2021
Baca juga:PTPN XIV Kembangkan Usaha Peternakan Sapi Berkelanjutan
Ada 9 pilar program transformasi EBITDA yaitu optimasi penjualan (revenue enhancement), sentralisasi pengawasan kinerja operasional atau optimasi biaya angkut (logistic optimization), sentralisasi dan digitalisasi proses pengadaan (procurement excellence), serta peningkatan produktivitas & kompetensi SDM (organizational excellence).
Selanjutnya, efiseinsi biaya administrasi dan umum (zero based budgeting), penguatan manajemen antara holding maupun anak perusahaan (management review cycle), pengawasan arus kas terpusat dan terkendali (cash control tower), dan terakhir katalisator perubahan, monitoring dan merealisasikan value (strategic transformation office).
Lihat Juga :