Usut Aliran Dana BLBI dan Jiwasraya, PPATK Kirim Puluhan Informasi Hasil Analisis

Selasa, 21 Desember 2021 - 17:22 WIB
loading...
Usut Aliran Dana BLBI...
Terdapat peran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam Satuan Tugas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) hingga penulusuran dalam kasus Jiwasraya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Terdapat peran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan ( PPATK ) dalam Satuan Tugas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) hingga penelusuran dalam kasus Jiwasraya . Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana mengatakan, pihaknya telah mencatat sebanyak 10 hasil analiss terhadap Satgas BLBI dan 20 hasil analisis terhadap Jiwasraya dengan total estimasi Rp100 triliun.

“PPATK terlibat di dalam satgas BLBI, saya waktu itu sebagai deputi pemberantasan dan terkait hal ini PPATK telah mengirimkan 10 informasi hasil analisis terhadap tim BLBI ,” kata Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana dalam Konfrensi Pers Refleksi Akhir Tahun, Selasa (21/12/2021).

Baca Juga: Bos Texmaco Sangkal Punya Utang BLBI, Kemenkeu: Kita Punya Daftarnya

Terkait dengan kasus jiwaraya sepanjang 2020-2021, PPATK mengatakan telah mengirimkan 20 hasil analisis kepada Kejaksaan Agung RI atas kasus Jiwasraya.

“Adapun hasil analisis tersebut, total dana yang diduga terkait dengan kasus Jiwasraya, estimasi kerugian saham yang bisa kita ikuti sebanyak Rp4,9 triliun. Kemudian rugi investasi reksadana 9,5 triliun rupiah dan total aliran dana yag kita telusuri dalam kasus ini Rp100 triliun estimasinya,” paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Tetap Buru Utang...
Purbaya Tetap Buru Utang Obligor BLBI meski Satgas Dibubarkan
Satgas BLBI Bakal Dibubarin,...
Satgas BLBI Bakal Dibubarin, Purbaya: Daripada Bikin Noise, Mungkin Kita Akhiri
Picu Kejahatan Finansial,...
Picu Kejahatan Finansial, Transaksi Judol Nyaris Tembus Rp1.000 Triliun
PPATK Blokir Rekening...
PPATK Blokir Rekening Pasif, BRI Buka Suara
28 Juta Rekening Dormant...
28 Juta Rekening Dormant Dibuka Lagi, PPATK Ungkap Ribuan Terkait Judol
Blokir Rekening Nganggur,...
Blokir Rekening Nganggur, PPATK Klaim Lindungi Nasabah: Uang 100% Aman Tak Berkurang
PPATK Siap Bantu Lacak...
PPATK Siap Bantu Lacak Aliran Uang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
KY Gandeng PPATK Telusuri...
KY Gandeng PPATK Telusuri Transaksi Mencurigakan Hakim
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Rekomendasi
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Road To Kilau Raya MNCTV...
Road To Kilau Raya MNCTV Siap Ajak Warga Klaten Joget dan Nyanyi Lagu-Lagu Viral
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved