Menuju Warisan Dunia, UMKM Didorong Terus Melestarikan Kebaya

Kamis, 23 Desember 2021 - 18:36 WIB
loading...
Menuju Warisan Dunia,...
UMKM didorong untuk terus melesatarikan kebaya sebagai busana tradisional warisan Indonesia. FOTO/SINDO Photo
A A A
JAKARTA - Kebaya adalah warisan budaya Indonesia yang dipercaya sudah ada sejak zaman leluhur. Para perempuan yang berada di berbagai daerah di Indonesia sejak dulu memakai kebaya, sehingga kebaya memiliki arti mendalam dan bersejarah.

Founder Perhimpunan Kebayaku, Nunun Daradjatun mengatakan akan mendaftarkan kebaya ini sebagai warisan dunia tak benda kepada UNESCO .

"Kita ingin daftarkan kebaya ke UNESCO, jadi biar tidak seperti kain Songket," kata Nunun di Jakarta, Kamis (23/12/2021).

Baca Juga: Lukisan Lady With Kebaya Menjadi Kisah Cinta Soekarno dan Kartini Manoppo

Dalam menuju sebagai warisan dunia asal Indonesia, UMKM didorong untuk terus melesatarikan kebaya sebagai busana tradisional warisan Indonesia. Hal tersebut dilakukan agar kebaya lebih dikenal masyarakatluas sebagai warisan aseli dalam negeri.

"Kita tentu juga bekerjasama dengan UMKM di Indonesia dalam memperkenalkan, kalau Kebaya itu dari Indonesia jadi tidak mudah diklaim oleh negara lainnya," katanya.

Selain itu, pembelian kebaya juga semakin meningkat di masa pandemi. Hal ini dikarenakan banyak sarjana dan para generasi milenial menggunakan kebaya.

"Tentu penjualan kebaya juga meningkat. Walaupun lagi pandemi, kebaya ini peminatnya banyak jadi umkm yang menjual kebaya tidak rugi," bebernya.

Baca Juga: Cerita Mistis Gunung Semeru dan Awal Mula Ranu Kumbolo hingga Dewi Cantik Berkebaya Kuning

Selain itu dalam memperingati Hari Ibu, para penggiat perempuan yang tergabung dalam Perhimpunan Kebayaku, gelar parade fashion kebaya karya anak bangsa dan talk show seputar kebaya. Tidak tanggung-tanggung, desainer Musa Widyatmodjo yang sudah 30 tahun malang melintang di dunia fashion Indonesia, dihadirkan untuk mengupas tuntas perjalanan kebaya hingga trendnya di era milenial.

"Konsep acara ini adalah menikmati sore yang indah bersama Perhimpunan Kebayaku sambil menambah wawasan dengan berbincang tentang kebaya Indonesia dari masa ke masa yang disampaikan oleh fashion designer Musa Widyatmodjo. Di acara ini kami juga menampilkan parade kebaya dari para tamu yang hadir," tutur

Nunun Daradjatun menjelaskan, membahas subjek yang menarik untuk dikupas dengan serius, yaitu tentang kebaya mulai dari sejarah, pakem sampai model kekiniannya.

"Harapan kami adalah mengajak kaum perempuan Indonesia bersama mencintai kebaya sebagai warisan nenek moyang kita, dan jangan ragu untuk mengenakannya dalam keseharian. Apalagi saat berkebaya, perempuan Indonesia semakin menawan dan cantik," ungkapnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Rekomendasi
Uruguay Tersandera Dokumen...
Uruguay Tersandera Dokumen Pesawat, FIFA dan Maskapai Saling Lempar Tanggung Jawab
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Berita Terkini
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved