Susi Sentil Soal Diskriminasi Karantina, Luhut Jawab Begini

Senin, 27 Desember 2021 - 09:25 WIB
loading...
Susi Sentil Soal Diskriminasi...
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan merespons pertanyaan dan pernyataan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi PudjiAstusi soal diskriminasi karantina. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan merespons pertanyaan dan pernyataan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastusi soal diskriminasi karantina gratis bagi sejumlah pejabat dan masyarakat.

Baca Juga: Ada 46 Kasus Omicron di Indonesia, Luhut Perkuat Pengawasan di Pintu Masuk

Menko Luhut mengatakan, bahwa pemerintah telah melakukan dan membuat sejumlah peraturan atau policy yang disandarkan sejumlah masukan dari berbagai pakar dan diminta untuk tidak disangkut pautkan kepada jabatan.

“Jadi pemerintah ini betul-berul melakukan dan membuat semua policy itu berdasarkan masukan-masukan dari berbagai pakar, tidak ada yang kita ngarang sendiri, tidak ada yang kita mau sendiri apapun mengenai diskresi perjalanan kepada eselon 1 dan seterusnya itu diberikan berlaku universal, bukan hanya indonesia,” kata Menko Luhut dalam konferensi virtual Evaluasi PPKM, Senin (27/12/2021).

Menko Luhut menilai semua kebijakan yang disampaikan kepada Masyarakat telah sesuai dengan mekanisme yang dilakukan pengawasan dengan ketat bagi sejumlah kalangan di Indonesia.

“Kenapa ? karena mekanisme bernegara itu harus tetap jalan, tapi tentu dengan pengawasan yang ketat. Jadi jangan dibentrokkan antara pejabat pemerintah, antara orang berada, dengan rakyat biasa, saya kira itu tidak arif kalau ada mantan pejabat yang bicara seperti itu (Susi Pudjiastuti),” ujarnya.

Baca Juga: Luhut: Vaksinasi Dosis 1 Jawa Bali Sudah Lebih Dari 80%

Menurut Luhut apa yang telah dilakukan saat ini oleh Pemerintah yakni dengan pengalaman selama ini. “Kita akan memberikan yang terbaik buat republik ini. Jadi tolong teman media jangan membuat berita yang kontradiktif dan ambil saja berita resmi yang disampaikan pemerintah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sudi Pudjiastuti mengkritik dan mempersoalkan banyak orang mampu ke luar negeri tapi meminta karantina gratis. Melalui akun twitter resmi pribadinya, Susi meminta penjelasan Menko Luhut mengenai pernyataan tersebut dengan sejumlah pertanyaan yang diajukan dan memperbandingkan segala keistimewaan yang di dapat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Susi Pudjiastuti Ditunjuk...
Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komut Independen bank bjb
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Rahasia Dandy & Ozi...
Rahasia Dandy & Ozi selama Karantina Idol Terbongkar, Sampai Selundupkan Barang Ini!
Prabowo Subianto Kunjungi...
Prabowo Subianto Kunjungi Luhut Binsar Pandjaitan di Hari Natal
Rekomendasi
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Raja YordaniaTolak Gagasan...
Raja YordaniaTolak Gagasan Trump soal Pencaplokan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved