Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 5,2% di 2022

Selasa, 28 Desember 2021 - 13:53 WIB
loading...
Pemerintah Optimistis...
Pemerintah optimistis ekonomi RI di 2022 bisa tumbuh 5,2%. Namun, dengan catatan pandemi tidak memburuk sehingga tidak perlu ada pengetatan kembali aktivitas masyarakat. Foto/Ilustrasi/Dok Antara
A A A
JAKARTA - Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 diprediksi mencapai 5,2%.

Menurut dia hal tersebut didasarkan dari fundamental ekonomi makro terutama dari sisi ketahanan eksternal yang cukup baik. Ditinjau dari neraca perdagangan dan neraca pembayaran terutama transaksi berjalan, Indonesia juga sempat mencatatkan surplus mencapai USD10 miliar.

Kemudian, lanjut Susiwijono, dari angka neraca perdagangan ekspor-impor juga terus konsisten selama 11 bulan berturut-turut pada tahun 2021.

Baca juga: Menuai Manfaat Ekonomi dari Formula E Jakarta

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, neraca perdagangan Indonesia pada Januari-November 2021 secara keseluruhan mencatat surplus sebesar USD34,32 miliar. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama pada 2020 sebesar USD19,52 miliar.

"Karena itu dari beberapa hal terkait dengan kondisi makro dan ketahanan eksternal, kita sangat optimistis di 2022 itu akan jauh kebih baik dari 2021," ujarnya dalam Market Review IDXChanel, Selasa (28/12/2021).

Menurut Susiwijono, pemerintah akan menggunakan strategi pemulihan ekonomi yang sama dengan tahun sebelumnya. Sebab, strategi tersebut dianggap berhasil untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada beberapa kuartal di tahun 2021. Misalnya di kuartal II/2021 yang berhasil tumbuh 7,07% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Baca juga: Menakar Efek Omicron ke Ekonomi Nasional, Harus Tetap Waspada!

"Kita masih menggunakan strategi yang sama dalam hal pemulihan ekonomi, misalnya penggunaan APBN sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi sehingga pengganggaran PEN akan kita lanjutkan di tahun 2022," paparnya.

Meski demikian, optimisme tersebut dengan catatan jika kondisi pandemi Covid-19 tidak memburuk dan tidak menyebabkan gelombang baru yang membuat aktivitas masyarakat harus kembali dibatasi. "Kalau kita lihat, kita masih dihadapkan oleh potensi risiko dari penyebaran varian baru Covid-19," tukasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Rekomendasi
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved