Menakar Efek Omicron ke Ekonomi Nasional, Harus Tetap Waspada!
Jum'at, 24 Desember 2021 - 15:41 WIB
loading...
Mengantisipasi potensi efek varian baru dari virus corona B.1.1.529 atau Omicron terhadap perekonomian nasional, pengamat menyebutkan negara-negara di dunia saat ini sudah lebih siap. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Mengantisipasi potensi efek varian baru dari virus corona B.1.1.529 atau Omicron terhadap perekonomian nasional , pengamat menyebutkan negara-negara di dunia saat ini sudah lebih siap dengan dampak dan cara mengatasinya. Pemerintah pun mulai mengambil langkah antisipasi terkait mulai menyebarnya Omicron di sejumlah negara.
Baca Juga: Kasus Omicron Jadi 8, Tingkat Keterisian Rumah Sakit Covid-19 Masih Terkendali
Salah satu langkah antisipasi yang dilakukan adalah dengan menerapkan sistem karantina bagi WNI dan WNA yang bepergian dari luar negeri selama 7 - 14 hari, tergantung dari asal negara yang dikunjungi.
“Kita harus tetap waspada karena pandemi belum berakhir , mengingat dampak atau efek varian Omicron ini tentu bisa menimbulkan sejumlah risiko. Di sisi lain, negara-negara di dunia saat ini sudah lebih bisa mengantisipasi varian Omicron ini karena sudah pernah menghadapi varian-varian Covid-19 sebelumnya. Selain itu, tingkat vaksinasi juga terus meningkat baik secara global maupun di Indonesia," ujar CEO/Managing Partner Grant Thornton Indonesia, Johanna Gani.
Pemerintah dan DPR juga bersama-sama menyepakati bahwa pandemi Covid-19 masih belum berakhir dan APBN 2022 masih menjadi instrumen penting dalam menghadapi dan menyiapkan Indonesia menghadapi ketidakpastian.
Baca Juga: Kasus Omicron Jadi 8, Tingkat Keterisian Rumah Sakit Covid-19 Masih Terkendali
Salah satu langkah antisipasi yang dilakukan adalah dengan menerapkan sistem karantina bagi WNI dan WNA yang bepergian dari luar negeri selama 7 - 14 hari, tergantung dari asal negara yang dikunjungi.
“Kita harus tetap waspada karena pandemi belum berakhir , mengingat dampak atau efek varian Omicron ini tentu bisa menimbulkan sejumlah risiko. Di sisi lain, negara-negara di dunia saat ini sudah lebih bisa mengantisipasi varian Omicron ini karena sudah pernah menghadapi varian-varian Covid-19 sebelumnya. Selain itu, tingkat vaksinasi juga terus meningkat baik secara global maupun di Indonesia," ujar CEO/Managing Partner Grant Thornton Indonesia, Johanna Gani.
Pemerintah dan DPR juga bersama-sama menyepakati bahwa pandemi Covid-19 masih belum berakhir dan APBN 2022 masih menjadi instrumen penting dalam menghadapi dan menyiapkan Indonesia menghadapi ketidakpastian.
Lihat Juga :