Asyik! Pemerintah Lanjutkan Insentif PPnBM dan PPN DTP di 2022

Selasa, 28 Desember 2021 - 14:01 WIB
loading...
Asyik! Pemerintah Lanjutkan...
Pemerintah dipastikan melanjutkan insentif PPnBM DTP untuk sektor otomotif dan insentif PPN DTP untuk sektor properti. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono memastikan insentif PPh, PPnBM ditanggung pemerintah (DTP) sektor otomotif dan PPN DTP sektor properti akan dilanjutkan tahun depan.

Dia mengatakan, pemberian insentif fiskal telah terbukti tidak hanya sebagai penahan di tengah pandemi, namun juga berhasil sebagai katalisator pemulihan perekonomian . Karena itu, pemerintah menurutnya akan melanjutkan insentif-insentif tersebut di tahun 2022.

"Kita masih akan melanjutkan kembali insentif usaha ini, selain insentif fiskal yang terkait dengan PPh, PPnBM DTP, PPN DTP untuk properti dan sebagainya, kita akan lanjutkan kembali," ujarnya dalam Market Review IDXChanel, Selasa (28/12/2021).

Baca Juga: Insentif PPnBM Belum Final, Gaikindo Pede Penjualan Mobil Capai 900.000 Unit di 2022

Meski saat ini pemerintah belum memberikan angka pasti berapa insentif yang akan diberikan pada tahun 2022 mendatang, namun paling tidak insentif tersebut sudah dapat diberikan di semester I 2022.

"Memang di Program PEN 2022 belum kita alokasikan khusus, namun demikian kita diskusi paling tidak di semester I (2022) ini masih kita coba untuk kita berikan insentif fiskal," tuturnya.

Pemberian insentif PPnBM DTP untuk sektor otomotif telah terbukti meningkatkan penjualan kendaraan bermotor roda empat. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan kendaraan melampaui target sebesar 750 ribu unit tahun lalu.

Baca Juga: Kutip Alquran, Iran Ancam Ledakkan Situs Nuklir Israel

Dengan strategi yang sama, kata Susiwijono, pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi sesuai dengan APBN 2022 yakni dapat tumbuh di angka 5,2%. "Kita ke depan di tahun 2022 akan lebih optimis dibandingkan dengan 2021, bahkan target capaian di 5,2% sesuai APBN di 2022 kita optimis bisa tercapai," tandasnya.

Susiwijono juga menyebutkan bahwa strategi untuk pemulihan ekonomi masyarkat pada tahun 2022 juga akan tidak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan di 2021. Sebab cara tersebut dianggap berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia ditahun 2021.

"Namun demikian pasti fokusnya akan berbeda dan alokasinya juga akan berbeda, ditahun 2022 kita lebih fokus alokasinya ke 3 hal, pertama terkait dengan kesehatan masyarakat, anggaran program-program pemulihan ekonomi, dan terkait perlindungan sosial," pungkasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
Sinetron Tobat Jatuh...
Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Siap Ulang Kesuksesan 'Dunia Terbalik'
Profil Luca Zidane,...
Profil Luca Zidane, Kiper Aljazair Putra Zinedine Zidane yang Kebobolan Hattrick Messi
Berita Terkini
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved