Insentif PPnBM Belum Final, Gaikindo Pede Penjualan Mobil Capai 900.000 Unit di 2022
Kamis, 23 Desember 2021 - 07:45 WIB
loading...
Gaikindo menargetkan penjualan kendaraan bermotor mencapai 900.000 unit pada 2022. Foto/Ilustrasi/Dok Antara
A
A
A
JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menargetkan penjualan kendaraan bermotor mencapai 900.000 unit pada 2022. Angka tersebut naik 22% dari target tahun 2021 yang hanya 750.000 unit.
Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan, target tersebut telah mempertimbangkan berbagai macam aspek seperti belum adanya keputusan final terkait pemberian insentif PPnBM pada 2022 serta penetapan kenaikan PPN.
Menurut dia, pemberian insentif PPnBM pada tahun 2021 berdampak terhadap sisi produksi, ekspor CBU serta penjualan yang melampaui target. Gaikindo mencatat, hingga November 2021 sebanyak 790.000 unit mobil berhasil terjual.
Baca juga: Pemerintah Kaji PPnBM 0% Otomotif Diterapkan Permanen
"Dan dari kondisi ini diproyeksi 2022 itu kami ingin lebih, tapi dengan berbagai asumsi dan pertimbangan bisa mencapai 900.000 unit," ungkapnya dalam diskusi virtual, dikutip Kamis (23/12/2021).
Kukuh mengatakan, industri otomotif Tanah Air mengalami masa sulit akibat pandemi Covid-19, namun kini pelan-pelan kian bangkit. Ada banyak faktor pemacunya, salah satunya adalah insentif PPnBM.
Baca juga: Modal Rp11 Juta Pandai Besi India Bikin Mobil Unik
Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan, target tersebut telah mempertimbangkan berbagai macam aspek seperti belum adanya keputusan final terkait pemberian insentif PPnBM pada 2022 serta penetapan kenaikan PPN.
Menurut dia, pemberian insentif PPnBM pada tahun 2021 berdampak terhadap sisi produksi, ekspor CBU serta penjualan yang melampaui target. Gaikindo mencatat, hingga November 2021 sebanyak 790.000 unit mobil berhasil terjual.
Baca juga: Pemerintah Kaji PPnBM 0% Otomotif Diterapkan Permanen
"Dan dari kondisi ini diproyeksi 2022 itu kami ingin lebih, tapi dengan berbagai asumsi dan pertimbangan bisa mencapai 900.000 unit," ungkapnya dalam diskusi virtual, dikutip Kamis (23/12/2021).
Kukuh mengatakan, industri otomotif Tanah Air mengalami masa sulit akibat pandemi Covid-19, namun kini pelan-pelan kian bangkit. Ada banyak faktor pemacunya, salah satunya adalah insentif PPnBM.
Baca juga: Modal Rp11 Juta Pandai Besi India Bikin Mobil Unik
Lihat Juga :