Lini Bisnis Asuransi Marine Hull Cetak Kinerja Baik Ditolong Ekspor Batubara

Jum'at, 31 Desember 2021 - 12:07 WIB
loading...
Lini Bisnis Asuransi...
Asuransi Jasindo optimistis produk asuransi rangka kapal (marine hull) akan tumbuh positif Tahun 2022, usai tahun ini mencatatkan kenaikan yang sangat signifikan di bandingkan tahun sebelumnya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Asuransi Jasa Indonesia atau yang akrab disebut Asuransi Jasindo optimistis produk asuransi rangka kapal (marine hull) akan tumbuh positif pada tahun 2022 karena penanganan pandemi yang sangat baik dilakukan oleh pemerintah.

“Dengan penanganan pandemi yang semakin baik optimis tahun depan proses pemulihan ekonomi akan semakin cepat dan diharapkan akan diikuti oleh perbaikan sektor industri perkapalan,” kata Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Cahyo Adi di Jakarta.

Baca Juga: Asuransi Jasindo Berkomitmen Terapkan Prinsip GCG di Setiap Bisnis

Cahyo menambahkan, prospek pembangunan kapal-kapal pesanan pemerintah serta adanya kenaikan kebutuhan atas industri pelayaran untuk mengangkut pergerakan orang dan barang membuat semakin meningkatkan pandangan optimistis Asuransi Jasindo akan pertumbuhan premi lini bisnis asuransi marine hull.

“Produksi Premi Asuransi Marine Hull mengalami kenaikan yang sangat signifikan di bandingkan tahun sebelumnya yang juga menghasilkan hasil underwriting yang cukup baik. Faktor pendorong lainnya salah satunya adalah kenaikan jumlah ekspor batubara pada tahun ini yang berdampak pada kenaikan demand kapal angkutan batubara,” jelasnya.

Baca Juga: APBI Yakini Prospek Ekspor Batu Bara Tetap Bagus 1 Dekade ke Depan

Walau secara umum industri perkapalan mengalami penurunan akibat pandemi, terutama terhadap segmen pengangkutan penumpang, namun segmen pengangkutan barang justru mengalami peningkatan pesat. Hal ini berbanding lurus dengan kenaikan siginfikan pada sektor bisnis e-commerce.

“Seiring dengan membaiknya penanganan pandemi, terutama setelah dilakukan vaksinasi secara intensif maka kegiatan perekonomian termasuk industri perkapalan juga mengalami kenaikan aktivitas. Oleh karena itu Asuransi Jasindo , yang merupakan bagian dari Indonesia Financial Group (IFG), optimistis hingga akhir tahun asuransi marine hull akan mengalami kenaikan dan tetap menunjukan kinerja yang positif,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Pengusaha Respons Ekspor...
Pengusaha Respons Ekspor Sawit-Batu Bara lewat PT DSI: Minta Bertahap dan Kepastian Hukum
Mengapa Nelayan Butuh...
Mengapa Nelayan Butuh Dukungan Asuransi, Begini Penjelasannya
Dorong Ketahanan Pangan,...
Dorong Ketahanan Pangan, Asuransi Jasindo Gelar Program Pengembangan Beras Sehat di Karawang
Hadiri Asia Pacific...
Hadiri Asia Pacific Maritime 2026, BKI Perkuat Kolaborasi Industri Maritim Global
Tingkatkan Kesadaran...
Tingkatkan Kesadaran Asuransi di Masyarakat, 2026 Jadi Tahun Kolaborasi
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Indonesia-Rusia Teken...
Indonesia-Rusia Teken Kerja Sama Sektor Maritim, AHY: Majukan Industri Galangan Kapal
Rekomendasi
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Salat Tarawih 11 atau...
Salat Tarawih 11 atau 23 Rakaat, Semuanya Baik dan Sah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved